bolatimes.com - Sebuah momen yang membuat publik berkaca-kaca dimana Shin Tae-yong kepergok ngobrol dengan eks pelatih Timnas Indonesia, Simon Mcmenemy.
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, rupanya mengenal Shin Tae-yong. Ia langsung datang dan menyalami ketika melihat pelatih asal Korea Selatan itu.
Hal ini terungkap dalam sebuah unggahan akun TikTok/@silot10. Tampak kedua pelatih ini terlihat di tribun penonton di saat laga semifinal yang mempertemukan Timnas Indonesia U-22 vs Vietnam U-22.
Shin Tae-yong dengan mengenakan kaus polo berwarna putih berada di dekat kursi berkode A 382. Dan Simon Mcmenemy berada di depan kursi A 415.
Mereka tampak akur dan saling ngobrol sambil berdiri di dalam unggahan tersebut. Tidak diketahui pasti apa yang diobrolkannya tersebut.
Momen kedekatan Shin Tae-yong dan Simon McMenemy pun mendadak disorot netizen Indonesia. Sebab, ini merupakan momen kehangatan bagi mereka berdua yang nyatanya tetap mendukung Timnas Indonesia meski bukan WNI.
Adapun pada laga yang ditonton kedua pelatih ini, TImnas Indonesia U-22 menang dramatis atas Vietnam. Skuad asuhan Indra Sjafri mengalahkan Vietnam U-22 dengan skor 3-2.
Kemenangan ini membuat Timnas Indonesia U-22 melaju ke final. Dan laga final nantinya, skuad Garuda muda akan bertemu dengan Thailand untuk memperebutkan medali emas SEA Games 2023.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?