bolatimes.com - Putra sulung pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong, Shin Jae-won turut bereaksi melihat hasil pengundian grup Piala Asia 2023.
Berdasarkan drawing yang diumumkan Kamis (12/6/2023), Timnas Indonesia tergabung dalam Grup D bersama Jepang, Irak dan Vietnam.
Grup ini disebut sebagai grup neraka, lantaran berisi tim-tim tangguh. Bahkan dua peserta yakni Jepang dan Irak merupakan mantan juara Piala Asia.
Jepang merupakan juara Piala Asia empat kali, sedangkan Irak pernah menjadi kampiun sekali. Adapun Vietnam merupakan musuh bebuyutan Skuad Garuda di Asia Tenggara.
Timnas Indonesia pun mendapat tantangan berat di Piala Asia 2023 yang menurut jadwal digelar di Qatar pada 12 Januari hingga 10 Februari 2023.
Melihat hasil undian Piala Asia 2023, Shin Jae-won memberikan dukungan kepada tim asuhan ayahnya. Menurutnya, tiada yang tidak mungkin.
"Nothing is impossible (tiada yang mustahil -red)," tulis @shin_jaewon77 dalam kolom komentar unggahan PSSI.
Timnas Indonesia tercatat sudah empat kali lolos ke putaran final Piala Asia secara berturut-turut pada 1996, 2000, 2004 dan 2007 ketika menjadi tuan rumah pada.
Namun, dalam tiga edisi berturut-turut atau sejak 2016, skuad Garuda selalu gagal menembus putaran final Piala Asia.
Piala Asia 2023, bakal menjadi ajak pembuktian Shin Tae-yong dan pasukannya untuk bersaing dengan tim-tiam kuat.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?