hitekno.com - Pelatih Timnas Thailand U-22, Issara Sritaro, isyaratkan tidak mau berjumpa Timnas Indonesia U-22 pada semifinal SEA Games 2023. Oleh karena itu, ia akan mati-matian mengejar posisi juara grup.
Timnas Indonesia U-22 hampir pasti lolos ke semifinal dengan status sebagai juara grup. Andai kalah lawan Kamboja sekalipun, Garuda Muda tetap bisa menjadi juara grup.
Kecuali Myanmar berhasil mengalahkan Kamboja dengan skor lebih dari 13 gol pada laga pamungkas. Meski tiada yang tidak mungkin di dunia sepak bola, skor itu cukup mustahil bisa terjadi.
Dengan begini, Timnas Indonesia U-22 akan melawan runner-up Grup B, yakni antara Vietnam atau Thailand yang akan saling bunuh pada laga pamungkas.
Issara Sritaro mengaku tak mau memilih lawan di semifinal. Namun, dirinya mengisyatkan ingin menjadi juara Grup B dengan alasan agar perjalanan ke depan terasa lebih mudah.
"Kami tidak memikirkan untuk bertemu siapa pun. Sebab, bertemu siapa pun (di semifinal) akan menjadi hasil yang bagus untuk seluruh tim nasional," kata Issara Sritaro di Instagram Changsuek.
"Kami ingin menjadi juara grup, karena menjadi juara grup memudahkan untuk mengelola berbagai hal," imbuhnya.
Thailand berpeluang menjadi juara grup jika berhasil mengalahkan Vietnam pada Kamis (11/5/2023). Saat ini, kedua tim sama-sama mengantongi sembilan poin.
Tag
Terpopuler
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus