bolatimes.com - Indra Sjafri akhirnya memutuskan untuk menunjuk Rizky Ridho sebagai kapten Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023 Kamboja.
Kepastian Rizky Ridho menjadi kapten Garuda Muda disampaikan oleh Manajer Timnas Indonesia U-22, Sumardji. Bahkan, keputusan ini sudah dibuat sejak TC di Jakarta.
Dengan terpilihnya bek anyar Persija Jakarta tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi tentang sosok kapten di Timnas U-22.
Sebelumnya, ada juga nama Witan Sulaeman yang dianggap layak untuk mengemban tugas ini. Lantas, apa alasan Rizky Ridho memang layak untuk menjadi kapten?
1. Dipercaya Indra Sjafri
Penunjukkan Rizky Ridho sebagai kapten Timnas Indonesia U-22 sebetulnya tidak terlalu mengejutkan karena Indra Sjafri sendiri sudah menaruh kepercayaan pada bek 21 tahun itu.
Rizky Ridho sempat didapuk menjadi kapten saat Timnas Indonesia U-22 melawan Lebanon pada laga uji coba sebelum SEA Games 2023.
Nampaknya, Indra Sjafri puas dengan kepemimpinan Rizky di atas lapangan yang bisa mengakomodir rekan-rekannya.
2. Punya Pengalaman
Pengalaman Rizky Ridho begitu mumpuni meski usianya masih sangat muda. Ia sudah menjadi andalan di lini belakang dari tim nasional kelompok umur hingga senior.
Pengalaman bermain dengan pemain-pemain senior dan kompetisi papan atas ini jelas akan menempa mental dari Rizky Ridho.
3. Komando dari Lini Belakang
Penunjukkan Rizky Ridho sebagai kapten juga cocok karena ia berposisi sebagai pemain belakang sehingga bisa menjadi komando dari barisan paling belakang.
Hadirnya Rizky Ridho sebagai kapten di lini belakang juga bisa menambah kepercayaan diri para pemain untuk memperkokoh barisan pertahanan.
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus