bolatimes.com - Witan Sulaeman bisa menjadi salah satu calon kuat untuk mengemban status kapten Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023 Kamboja.
Posisi kapten di skuad ini belum diputuskan oleh Indra Sjafri. Eks pelatih Bali United itu mengatakan penunjukkan kapten bakal dilakukan berdasarkan hasil tes psikologi.
Rizky Ridho sebenarnya sempat jadi nama favorit untuk mengemban tugas ini karena punya pengalaman dan sempat menjadi kapten di laga uji coba melawan Lebanon beberapa waktu lalu.
Namun, ada pendapat lain yang menilai Witan Sulaeman sosok yang paling pas memimpin skuad timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023.
Lantas, apa saja alasan Witan Sulaeman cocok jadi kapten Timnas U-22?
1. Pengalaman
Pendapat bahwa Witan menjadi sosok yang paling pas memimpin skuad Timnas Indonesia U-22 di SEA Games karena ajang ini merupakan yang ketiga diikutinya setelah pada edisi 2017 dan 2019.
Pengalaman ini yang membuat Witan sudah tidak asing dengan atmosfer SEA Games, meski usianya terbilang masih sangat muda.
2. Pernah Main di Eropa
Di samping itu, Witan Sulaeman juga punya pengalaman berkarier di Eropa. Bahkan, ia sempat mendapat cukup kesempatan saat membela AS Trencin.
Baca Juga
Dengan pengalaman bermain di Eropa ini tentu menjadi modal berharga buat Witan dalam memimpin rekan-rekannya di atas lapangan nanti.
3. Indra Sjafri Paham Karakter Witan
Di mana ada Indra Sjafri melatih tim nasional, hampir di setiap kesempatan itu akan ada Witan Sulaeman yang menghiasi skuad arahannya.
Ini menunjukkan bahwa Indra Sjafri sendiri sudah mengenali dan memahami karakter dari pemain asal Palu tersebut sehingga tidak menutup kemungkinan ban kapten bakal disematkan padanya.
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus