bolatimes.com - Nasib apes menimpa eks pemain PSIS Semarang, Wallace Costa Alves Ia harus dideportasi dari Indonesia oleh Kantor Imigrasi Kelas II Kediri.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Kediri, Denny Irawan, menjelaskan bahwa Wallace Costa dideportasi lantaran overstay selama 90 hari.
“WNA tersebut merupakan eks pemain sepakbola di Liga 1 yang sudah tidak mempunyai klub karena kontraknya telah habis dengan PSIS Semarang,” jelas Denny pada Kamis (06/04/2023).
"Lalu dia keluar Indonesia dan masuk lagi dengan Visa On Arrival untuk mencari klub baru. Lantaran tidak mendapatkan kontrak baru sehingga overstay dan melaporkan diri ke Kantor Imigrasi Kediri," tambahnya.
Jauh sebelum kasus deportasi, ternyata Wallace Costa pernah merasakan sensasi tarkam di Indonesia.
Hal ini terungkap dalam sebuah unggahan oleh akun Twitter @SukuKelabang. Tampak pemain asal Brasil tersebut sedang protes kepada wasit pemimpin pertandingan.
Ia menghampiri hakim garis dan protes diduga lantaran tak terima dengan keputusan wasit saat pertandingan masih berlangsung.
Cekcok pun tak terhindarkan. Namun tidak ada insiden baku hantam yang terlihat dalam video tersebut.
Berikut video Wallace saat tampil di tarkam.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?