hitekno.com - Kisah tragis Diego Mendieta saat berseragam Persis Solo, nyawa melayang setelah gaji yang tertunggak hingga dipensiunkan nomor punggung 33.
Pada 4 Desember 2012, Diego Mendieta menghembuskan nafas terakhirnya di ruang ICU RS Dr. Moewardi Solo setelah menjalani perawatan intensif.
Dalam keadaan kritis, luka Diego Mendieta bertambah saat gaji yang menjadi haknya selama 4 bulan belum dibayarkan oleh klub yang mempekerjakannya.
Persis Solo tercatat memiliki tunggakkan gaji mencapai Rp120 juta. Namun karena ketiadaan uang, manajemen klub bahkan tak mampu membayar uang muka
Padahal kompetisi sudah selesai, saat di mana urusan pembayaran telah selesai dilakukan pihak klub, begitulah sulitnya keadaan Mendieta saat itu.
Untuk menyambung hidup saja nyaris tidak ada, apalagi untuk biaya berobat, hidup Mendieta terkatung-katung dan hanya bergantung dari iuran Pasoepati serta kerabat dekatnya di Paraguay.
Hingga kasus penunggakan gaji itu membuat nyawa Mendieta melayang, meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.
Sempat dirawat di RSI Yarsis Solo dan PKU Muhammadiyah Solo, namun kondisi sang pemain kian memburuk hingga dirujuk ke RS Moewardi pada 17 November 2012.
Tim Dokter saat itu menyebut Mendieta mengalami cytomegalovirus yang menyerang otak, lalu mengidap jamur kandidiasis yang tersebar di tenggorokan hingga saluran pencernaan.
Ditambah demam berdarah yang menjangkitnya saat itu, pemain bernomor 33 yang pernah berseragam Persitara Jakarta Utara dan PSSB Bireun itu meninggal di usia 32 tahun.
Pelunasan pembayaran pun menunggu saat jenazah akan diterbangkan ke Paraguay pada 5 Desember 2012 dari Bandara Adi Soemarmo Solo.
Hingga kabar ini terdengar ke telinga asosiasi pesepak bola internasional (FIFPro) dan setelah diusut ternyata terdapat 21 klub yang tersejerat kasus penunggakkan gaji.
Sementara itu demi menghormati sosok Diego Mendieta, nomor punggung 33 yang pernah dikenakan sang pemain dipensiunkan di Persis Solo.
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus