bolatimes.com - Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mengalihkan fokus ke Madrid Spain Masters 2023 usai gagal meraih gelar di Swiss Open,
Gregoria gugur di semifinal wiss Open 2023, usai kalah dari unggulan keenam asal Thailand Pornpawee Chochuwong dengan skor 21-18, 13-21, 17-21, Minggu (25/3/2023).
Setelaj gagal, Gregoria mengaku dirinya akan menjalani pemulihan fisik untuk menatap laga selanjutnya di Spanyol.
"Setelah ini, saya ingin recovery yang bagus dulu. Karena jujur, lumayan melelahkan juga di pertandingan kali ini. Apalagi beberapa hari kemarin saya sempat flu berat," kata Gregoria dalam keterangan tertulis, Minggu.
"Jadi saya ingin recovery sebaik mungkin. Menjaga badan, minum vitamin, makan teratur, istirahat tidur juga teratur. Mungkin sisanya saya akan coba beradaptasi dengan kondisi lapangan dan cuaca di Madrid nanti," ujarnya menambahkan.
Pebulu tangkis 23 tahun itu mengaku tampil lebih baik di Swiss Open dibanding dari turnamen-turnamen sebelumnya. Meski begitu tetap ada sejumlah hal yang harus dibenahi, semisal stamina dan mental.
"Bersyukur bisa ke semifinal (Swiss Open) tetapi jujur saya sebetulnya ingin hasil yang lebih. Mungkin untuk ke depannya, kalau berada di situasi seperti ini yang disiapkan harus banyak, seperti mental. Saya harus melihat bagaimana susahnya sudah sampai di sini. Jadi jangan menyia-nyiakan kesempatan," pungkas Gregoria.
Adapun pada Spain Masters 2023, Gregoria bakal menjadi wakil Indonesia pada sektor tunggal putri bersama Putri Kusuma Wardani.
Madrid Spain 2023 atau turnamen BWF Super 300 itu digelar di Centro Deportivo Municipal Gallur, Madrid, Spanyol, pada 28 Maret-2 April, demikian dimuat Antara.
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus