bolatimes.com - Striker Burundi, Saido Berahino akan berenuni dengan bek naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat. Pasalnya mereka pernah saling berhadapan saat masih bermain di Liga Inggris.
Saido Berahino sempat berseragam Stoke City pada 2017-2019, sementara Jordi Amat pernah bermain di Swansea City pada 2013-2018. Oleh karena itu, Saido Berahino tahu betul bagaimana sulitnya melawati Jordi Amat yang tampil sebagai bek.
Kini keduanya akan kembali berhadapan dengan jersey tim nasional dalam laga FIFA matchday yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada 25 dan 28 Maret 2023.
"Saya ingat satu pemain Indonesia di lini pertahanan, karena saya pernah melawannya saat bersua Swansea City," kata Saido dalam konferensi pers sehari jelang pertandingan.
"Saya pernah bermain melawannya saat dia masih sangat muda 21 atau 22 tahun," sambung pemain yang kini berbaju AEK Limassol di liga Siprus tersebut.
Lebih lanjut, Saido Berahino juga banyak bertanya dari rekannya Sandy Walsh bagaimana Timnas Indonesia bermain. Dari informasi yang didapatkannya, skuad Garuda punya banyak pemain-pemain berkualitas sehingga Burundi harus waspada.
"Ya Sandy (Walsh) juga sudah beritahu saya kekuatan tim Indonesia, siapa saja pemain yang berbahaya, dan juga kualitas dari pelatihnya. Saya tak sabar untuk berhadapan dengan Indonesia," pungkas Saido Berahino.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?