Bolatimes.com - Keputusan Jordi Amat untuk membela Timnas Indonesia rupanya masih jadi sorotan sejumlah media asing. Salah satu media di Italia bahkan mengulas bagaimana perjalanan Jordi Amat hingga mendapat gelar Pangeran.
Dalam laporannya, media Italia, Il Fato Quotidiano menyoroti soal gelar kerajaan yang didapat Jordi Amat karena memiliki garis keturunan dari sang nenek.
Seperti diketahui, nenek dari Jordi Amat adalah erupakan keturunan dari raja Nusantara yakni M.D Kansil atau Manalang Doelag Kansil yang tak lain raja ke-17 Kerajaan Siau di Sulawesi Utara.
Pada Juli 2021, Jordi Amat mendapatkan gelar dari Kesultanan Adat Nusantara. Gelar kerajaan yang didapat sempat diunggah oleh Jordi Amat di akun Instagram pribadinya.
Hidup Jordi Amat telah berubah dan kini memiliki gelar Pangeran, begitu tulis media Italia tersebut. Dalam sepak bola tulis Il Fato Quotidiano, gelar pangeran atau raja bukan hal baru.
"Banyak contohnya seperti Pele, (Enzo) Francescoli, (Franz) Beckenbauer, hingga (Michel) Platini. Namun, tidak akan berubah si pemain jika gelar itu tak menjadi de facto untuk dirinya,"
Dalam ulasannya, Jordi Amat disebut sebagai sosok yang memiliki kehidupan bak naksh di film Hollywood. Amat terlahir di Canet de Mar, kota kecil berpenduduk 12.500 jiwa, letaknya 43 kilometer sebelah utara Catalonia.
Jordi Amat lahir di kota tersebut pada 21 Maret 1992. Usia 7 tahun, ia kemudian bergabung ke tim junior Espanyol hingga pada 2009 bisa menembus ke tim B Espanyol.
Ialah pelatih asal Argentina, Mauricio Pochettino kemudian memanggilnya ke skuat utama Espanyol pada 24 Januari 2010 saat melawan Real Mallorca. Pada akhir musim itu, Jordi Amat memainkan 6 laga.
Musim berikutnya menjadi titik balik penampilan Jordi Amat sebagai pemain muda. Ia melakoni 28 pertandingan dan berhasil mengantarkan Espanyol finish di urutan ke-8 klasemen LaLiga.
Singkat cerita, Swansea kemudian gelontorkan 2,5 juta poundsterling untuk rekrut Jordi Amat. Kontrakanya empat tahun. Namun ia mendapat kesulitan bermain di Liga Inggris pada musim kedua.
Ia pun dipinjamkan ke Real Betis hingga akhirnya direkrut permanen oleh Rayo Vallecano. Di Spanyol, sebenarnya Jordi Amat menemukan bagian terbaik dalam karier sepak bolanya. Namun itu belum cukup untuk mengubah kehidupannya.
Pada 2018, ia bermain di klub menengah Liga Belgia, Eupen dan selama tiga tahun tanpa kepuasaan besar. Hingga akhirnya setelah mendapat WNI, Jordi Amat putuskan bermain di klub kaya Malaysia, Johor Darul Tazim.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025