bolatimes.com - Egy Maulana Vikri resmi berpisah dengan FC ViOn Zlate Moravce per Kamis (15/12/2022). Manajer FC ViOn Zlate Moravce membeberkan alasan berpisah dengan winger Timnas Indonesia tersebut.
Kabar Egy Maulana Vikri memilih tinggalkan FC ViOn Zlate Moravce cukup menghebohkan pencinta sepak bola Tanah Air.
Pasalnya, pria yang dijuluki "Lionel Messi Indonesia" ini merupakan pemain yang ber-skill mumpuni. Sayangnya, skill tersebut tidak bisa dimanfaatkan oleh klub asal Slovakia tersebut.
Egy kerap sekali tampil sebagai pemain pengganti di klub. Bahkan, ia juga kerap berada di bangku cadangan saja.
Manajer umum FC ViOn Zlate Moravce, Marek Ondrejka buka suara mengenai kepergian Egy dari klub Slovakia tersebut.
Ondrejka menyebut dirinya selalu kagum dengan permaianan Egy secara teknis. Sayang, gaya tersebut dirasa tidak cocok dengan filosofi tim asuhan Ivan Galad.
"Egy bergabung dengan klub selama musim gugur sebagai alternatif dari Kyziridis. Dia pemain yang luar biasa, secara teknis sangat baik. Tapi dia tidak bisa membuat dampak yang lebih signifikan, dia memiliki waktu bermain yang sangat sedikit,” ucap Ondrejka dikutip laman resmi FC Vion Zlate Moravce.
“Mungkin juga karena gaya permainan kami kurang cocok untuknya. Setelah keputusan itu, kami duduk dan bersama-sama sampai pada kesimpulan bahwa solusi terbaik bagi kedua belah pihak adalah kesepakatan untuk mengakhiri kerja sama. Kami menyelesaikannya dalam beberapa menit. Per 31 Desember, Egy berakhir di sini,” pungkasnya.
Saat ini, Egy berada di tanah Air untuk menjalani pemusatan latihan (TC) dalam persiapan Piala AFF 2022.
Belum diketahui pasti, klub baru mana yang bakal dibela Egy usai memilih meninggalkan FC ViOn Zlate Moravce.
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus