Kamis, 09 Februari 2023
Rauhanda Riyantama : Senin, 05 Desember 2022 | 19:26 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Bolatimes.com - Bergulirnya lanjutan Liga 1 2022/2023 telah mendapat izin dari pemerintah mulai Senin (5/12), dengan tanpa penonton. Hal serupa bisa saja menimpa skuat Timnas Indonesia yang akan tampil di Piala AFF 2022.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, mengatakan belum bisa menjamin Piala AFF 2022 yang pertandingannya digelar di Tanah Air bisa dihadiri penonton. Menurutnya, semua tergantung izin dari Polri selaku pihak yang punya wewenang.

Adapun Piala AFF 2022 berlangsung mulai 20 Desember mendatang sampai 16 Januari 2023. Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni dua partai kandang yakni melawan Kamboja (23 Desember) dan Thailand (29 Desember).

Laga kandang skuad Garuda rencananya berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta. Sementara dua laga lain di Grup A melawan Filipina serta Brunei Darussalam berstatus tandang.

Tentu pecinta sepak bola Indonesia berharap bisa memberikan dukungan langsung kepada Timnas Indonesia di stadion. Apalagi, tim asuhan Shin Tae-yong bermain di SUGBK.

"Kalau itu (penonton Timnas di GBK) tanya Polri ya,” kata Amali saat ditemui di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (5/12/2022).

Sebelumnya, Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan proses izin untuk Piala AFF sudah diajukan kepada Polri. Akan tetapi hingga saat ini masih belum ada kepastian apakah Piala AFF bisa dihadiri penonton atau tidak.

Namun, Yunus yakin Piala AFF 2022 bisa dihadiri penonton. Sebab, kejuaraan itu berbeda dengan Liga 1.

“Ya tadi proses izin juga untuk pertandingan Piala AFF dan sementara diproses. Waktu kita juga masih lama, jadi tadi prioritas untuk Liga 1 dulu,” ujar Yunus Nusi beberapa waktu lalu.

“Kalau untuk Piala AFF insya Allah sudah tidak ada kendala tapi masih diproses oleh pihak Kepolisian,” jelasnya.

BACA SELANJUTNYA

Striker Timnas Indonesia Kritik Operator BRI Liga 1 usai Insiden Ngeri Menimpanya: Nyawa Jauh Lebih Penting