hitekno.com - Jordi Amat memamerkan foto berseragam Timnas Indonesia. Salah satu dari pemain Timnas Curacao pun ikut nimbrung di kolom komentar.
Pemain yang baru saja dinaturalisasi tersebut merasa senang sudah dipanggil pelatih Shin Tae-yong untuk membela Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2022.
Ia pun mengungkapkan rasa senangnya tersebut melalui akun Instagram pribadinya, @jordiamat5.
Dalam unggahannya tersebut, Jordi Amat memposting dirinya menggunakan jersey Timnas Indonesia dengan logo Garuda di dada. Di foto tersebut, tertulis nama dirinya serta hastag kita garuda.
Postingan tersebut kemudian direspons beberapa netizen di kolom komentar. Salah satu yang menjadi sorotan dalam komentar postingan Jordi Amat yakni pemain Curaco yang bernama Kenji Gorre.
"Suka sekali bro," tulis @kenjigorre.
Balasan dari pemain Curacao ini membuat netizen Indonesia ikut berkomentar.
"Curacao Indonesia. kami ingin melihatmu lagi main di Indonesia," tulis @tusu***.
"Eh bang curacao apa kabar?" beber @dicky****.
"Sini main di Liga Indonesia," celetuk @skri***.
Baca Juga
Kenji Gorre menjadi bomber andalan Timnas Curacao. Ia juga pernah setim dengan Jordi Amat saat mereka bermain bersama di Swansea City pada musim 2018-2019.
Selama memperkuat Timnas Curacao, Kenji Gorre telah mencatatkan 10 penampilan dengan mencetak dua gol.
Terpopuler
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Asal-Usul Tenis Lapangan, Sejaran dan Perkembangannya hingga Sampai di Indonesia
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
Terkini
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?