hitekno.com - Timnas Indonesia U-20 harus mengakui keunggulan klub tua dari Norwegia, Valerenga Fotball U-20 saat menggelar uji coba pada Selasa (23/11/2022) di Spanyol.
Diunggah di media sosial Instagram PSSI, Timnas Indonesia U-20 sejatinya mampu menahan Valerenga Fotball imbang tanpa gol pada babak pertama, sebelum akhirnya kebobolan empat gol usai jeda.
Kekalahan dari Valerenga Fotball U-20 ini membuat timnas Indonesia U-20 selalu mencatatkan kekalahan pada tiga laga uji coba yang dilewati di Spanyol.
Pada pertandingan pertama dan kedua, skuad asuhan Shin Tae-yong masing-masing dikandaskan Prancis U-20 (0-6) dan Slovakia U-20 (1-2).
Laga-laga persahabatan timnas U-20 Indonesia di Spanyol, yang dilakukan di sela pemusatan latihan (TC), menjadi salah satu persiapan menuju Piala Asia U-20 dan Piala Dunia U-20 2023. Sebelumnya, Indonesia menjalani TC di Turki.
Selama TC di Turki, yang berlangsung mulai 16 Oktober-13 November 2022, skuad asuhan pelatih Shin Tae-yong melakukan tujuh laga uji coba, di mana tiga di antaranya berakhir dengan kemenangan untuk Indonesia.
Jika menelusuri latar belakang dan sejarah klub ini, Valerenga Fotball sebetulnya menjadi salah satu klub sepak bola yang tertua di Norwegia. Sebab, mereka sudah didirikan sejak 29 Juli 1913 alias 109 tahun yang lalu.
Sebetulnya, Valerenga merupakan klub asosiasi yang berbasis di Oslo dan membawahi banyak cabang olahraga. Pada mulanya, klub ini berawal dari sekelompok pemuda pekerja pabrik.
Mereka merekrut pemain-pemain dan suporter dari berbagai area padat pekerja yang secara strata sosial saat itu merupakan kelompok-kelompok yang terpinggirkan karena mobilitas strata sosialnya yang rendah.
Sejak tahun 2017, Valerenga membuka stadion kandangnya sendiri di Valle Hovin yang berlokasi di Eastern Oslo bernama Intillity Arena. Stadion kebanggaan mereka ini bisa menampung sebanyak 17 ribu penonton.
Sepanjang sejarah berdirinya, Valerenga Fotball sudah berhasil meraih lima kali gelar juara Eliteserien alias kompetisi kasta tertinggi di Norwegia.
Lima gelar juara Eliteserien itu masing-masing diraih pada edisi 1965, 1981, 1983, 1984, dan terakhir kali meraihnya pada edisi 2005. Selain itu, mereka sudah tiga kali meraih runner-up, yakni pada 1948-49, 2004, dan 2010.
Selain itu, Valerenga Fotball juga sudah empat kali meraih gelar Norwegian Cup, yakni pada edisi 1980, 1997, 2002, dan terakhir pada 2008.
Sementara itu, pada ajang Eliteserien 2022, Valerenga mencatatkan kiprah yang tak terlalu impresif. Sebab, mereka hanya bisa mengakhiri persaingan di peringkat keenam klasemen akhir.
Dari total 30 pertandingan, Valerenga hanya bisa meraih 44 poin hasil dari 13 kali menang, lima imbang, dan 12 kalah. Jumlah poin ini sangat terpaut jauh dari Molde, klub yang menjuarai Elitserien 2022 dengan koleksi 78 poin.
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus