bolatimes.com - Pelatih Thailand, Mano Polking membuat pernyataan mengejutkan jelang Piala AFF 2022. Alih-alih menyoroti timnas Indonesia, ia malah mewaspadai Brunei Darussalam.
Sebagaimana diketahui, Brunei Darussalam lolos ke Piala AFF 2022 usai menang atas Timor Leste di babak playoff. Tim berjuluk Tebuan ini unggul agregat 6-3.
Ternyata laga playoff itu diamati oleh pelatih Thailand. Mano Polking menyebutkan bahwa ia memantau laga itu karena harus waspada.
"Baru-baruini kami menyaksikan Brunei vs Timor Leste di kedua pertandingan untuk mempersiapkan analasis terperinci. Kami ingin mempersiapkan tim sesiap mungkin," ucap Polking dikutip dari Matichon Online pada Kamis (10/11/2022).
Pelatih berdarah Brasil-Jerman itu menegaskan Brunei Darussalam bisa menjadi kuda hitam. Sebab, tim asuhan Mario Rivera itu bermain ganas.
"Yang penting kami harus merencanakan setiap pertandingan. Di game pertama, tentu saja Brunei akan bermain lapar. Namun Thailand harus menunjukkan kekuatannya," imbuh Polking.
Mano Polking sendiri sudah memanggil 75 pemain dalam daftar sementara Piala AFF 2022. Ia juga menggelar dua laga uji coba menghadapi Myanmar dan Taiwan.
Adapun Thailand masuk di Grup A Piala AFF 2022 bersama timnas Indonesia, Filipina, Kamboja, dan Brunei Darussalam. Di grup lain ada Vietnam, Malaysia, Myanmar, Singapura, serta Laos.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?