Kamis, 09 Februari 2023
Irwan Febri Rialdi | Adie Prasetyo Nugraha : Kamis, 10 November 2022 | 07:27 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Bolatimes.com - Bek Timnas Indonesia yang kini memperkuat Tokyo Verdy, Pratama Arhan, ikhlas andai posisinya di tim nasional diambil oleh Shayne Pattynama yang selangkah lagi jadi WNI. Baginya yang terpenting adalah skuad Garuda bisa berjaya.

Adapun Pratama Arhan dan Shayne Pattynama punya posisi serupa. Keduanya sering bermain di posisi bek sayap kiri.

Arhan akan menjadikan situasi tersebut seperti biasanya. Sementara mengenai persaingan, ia menyerahkan penuh kepada Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong.

"Persaingan sih nggak masalah, bersaing normal saja, tergantung pelatih mainkan siapa itu buat timnas Indonesia juga," kata Pratama Arhan dalam konferensi pers via zoom, Rabu (9/11/2022).

Pratama Arhan, pemain Tokyo Verdy. (Instagram/@kabar.timnas)

Arhan mengaku tidak mempermasalahkan program naturalisasi yang kini gencar dilakukan buat Timnas Indonesia. Baginya yang terpenting adalah adanya kemajuan buat Timnas Indonesia.

"Sangat bagus malah, timnas Indonesia memang juga naturalisasi buat kemajuan sepak bola Indonesia juga," sambungnya.

Seperti diketahui Pratama Arhan saat ini merumput di J2 League bersama Tokyo Verdy. Sayangnya, eks PSIS Semarang itu jarang mendapat menit bermain.

Pratama Arhan coba mempertahankan bola dari gangguan pemain Curacao dalam laga persahabatan FIFA Matchday di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa (27/9/2022) malam WIB. [PSSI]

Sejak bergabung dengan Tokyo Verdy musim lalu, Pratama Arhan baru tampil sekali di J2 League 2022.

Dia pun berharap bisa mendapat lebih banyak menit bermain pada musim keduanya yang merujuk kontrak awal merupakan tahun terakhirnya bersama Tokyo Verdy andai tidak mendapat perpanjangan

Pada J2 League 2022, Pratama Arhan tercatat cuma bermain 45 menit ketika Tokyo Verdy bertandang ke markas Tochigi SSC dalam matchday pekan ke-25 pada 6 Juli lalu.

Pada laga tersebut, pelatih Hiroshi Jofuku memasukkan nama Arhan dalam daftar starting XI sebagai pemain sayap kanan.

Pratama Arhan hanya tampil selama satu babak sebelum digantikan oleh Mizuki Arai selepas jeda. Sayangnya, debut Arhan kurang bagus di mana dirinya jadi pemain pertama Tokyo Verdy yang mendapat kartu kuning pada menit ke-29.

BACA SELANJUTNYA

Kiper Timnas Indonesia Alami Cedera Parah, Dikabarkan Absen Selama 6 Bulan