bolatimes.com - Timnas Belanda U-19 kabarnya bakal menjadi salah satu lawan Timnas Indonesia U-19 saat menggelar TC di Eropa. Sosok pemain Justin Hubner pun menjadi sorotan soal tim yang bakak dibela.
Seperti yang diketahui bersama jika PSSI sudah mengirim delegasi guna memantau para pemain keturunan, termasuk salah satunya di Belanda.
Penjajakan yang dilakukan PSSI bersama Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) dan dua klub raksasa negeri Kincir Angin, Ajax Amsterdam dan Feyenoord Rotterdam.
Indra Sjafri, Jongjin Kim dan Hamdan Hamedan telah melaksanakan pertemuan pada Sabtu (8/10/2022) terkait banyak hal termasuk pembinaan usia muda.
Bahkan adanya wacana laga uji coba antara timnas Indonesia U-20 melawan Belanda U-20, ini tentu diharapkan membawa hasil positif.
"Selain bertukar ide terkait best-practices di bidang scouting, coach education, youth development, sepakbola wanita dan pengelolaan timnas," bunyi pernyataan di laman resmi PSSI.
"Kedua pihak juga menjajaki potensi training camp di Belanda serta pertandingan uji coba antara timnas Indonesia U-19melawan timnas Belanda U-19," imbuh mereka.
Selain itu juga melihat bagaimana potensi nasib Justin Hubner, pemain asal Belanda yang ternyata sedang dalam proses naturalisasi menjadi warga negara Indonesia.
Hubner merupakan seorang bek muda yang bermain untuk klub Inggris, Wolverhampton dan dipersiapkan membela timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 2022.
Sang pemain pun dikabarkan sudah bersedia untuk membela timnas Indonesia U-20, bahkan tak malu memperlihatkan identitas sebagai pemain keturunan Indonesia.
Hingga kini proses naturalisasi masih berlanjut, Hasani Abdulgani selaku Anggota EXCO PSSI menyebutkan masih ada kendala restu orang tua untuk bisa membela timnas Indonesia.
"Pengalaman saya kemarin, tiga nama ini (Jordi, Sandi dan Shayne), tidak ada campur orangtua," ucap Hasani di kanal YouTube Bola Bung Binder.
"Artinya diputuskan pemain tersebut sendiri untuk dinyatakan mau jadi WNI atau tidak,” kata Hasani Abdulgani di YouTube Bola Bung Binder, September lalu.
"Sedangkan anak-anak yang U-20 kan rata-rata masih 18 tahun. Pengalaman saya kemarin orangtuanya ikut terlibat.
"Saya enggak yakin orangtuanya ikhlas kalau anaknya kehilangan paspor. Sebab, mereka kan berkarier di Eropa." imbuhnya.
Kesempatan Justin bermain untuk timnas Belanda U-19 memang lebih besar, pasalnya ia sudah tujuh kali bermain untuk tim tersebut.
Hal ini tentu mengancam proses naturalisasi, selain tidak adanya restu dari orang tua Justin agar sang anak membela timnas Indonesia.
Tag
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus