bolatimes.com - Eks Timnas Italia Fabio Cannavaro kini resmi melatih klub Serie B Italia Benevento. Cannavaro 'pulang kampung' dan menjadi pelatih anyar klub kasta kedua Liga Italia, Benevento untuk menggantikan Fabio Casetra.
Sebelumnya, Cannavaro merupakan pelatih klub Liga Super China Guangzhou Evergrande. Kontrak keduanya berakhir September 2021.
Ia juga sempat berkarier di Arab Saudi. Pelatih berusia 49 tahun itu memenangkan Ballon d'Or dan Pemain Terbaik Dunia FIFA Tahun 2006 setelah memimpin tim nasional Italia menjadi juara Piala Dunia tahun itu, satu-satunya bek yang memenangkan kedua penghargaan tersebut.
Dia juga memenangkan Piala UEFA 1999 dengan Parma yang saat itu bertabur bintang, serta dua gelar Liga Spanyol berturut-turut saat membela Real Madrid dari 2006-2009.
Adapun Beneveto merupakan klub Serie B itu saat ini duduk di urutan ke-13 di divisi kedua kompetisi Italia setelah menelan tiga kekalahan dari enam pertandingan pembukaan mereka musim ini.
Benevento tidak mengungkapkan rincian kontrak untuk legenda Timnas Italia tersebut, seperti dikabarkan AFP, Rabu (21/9/2022)
Hanya saja, media Italia melaporkan bahwa Cannavaro telah menandatangani kontrak hingga Juni 2024 dan akan mengantongi gaji 500.000 euro (sekitar Rp7,42 miliar) di musim pertamanya dan satu juta euro (sekitar Rp14,8 miliar) di musim kedua, demikian dimut Antara.
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus