bolatimes.com - Kiper timnas Indonesia U-19, Cahya Supriadi mengalami cedera dan harus dibawa oleh ambulans dalam lanjutan laga Kualiufikasi Piala Asia U-20 2023 melawan Hong Kong pada Jumat (16/9/2022) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Momen Cahya Supriadi mengalami cedera berawal pada menit ke-59. Saat itu Hong Kong melakukan tendangan bebas dari sisi kanan.
Eksekusi free kick tersebut ternyata berujung handball Ahmad Rusadi. Meski wasit sudah meniup peluit, Cahya berusaha mengamankan bola muntah di depan gawang Garuda Nusantara.
Sayangnya ketika ingin mengamankan bola, kiper muda Persija Jakarta itu malah berbenturan dengan rekan setimnya, Rahmat Beri Santoso pada menit ke-60.
Berbenturan dengan Beri Santoso, membuat Cahya Supriadi terkapar. Para pemain yang ada di sekitarnya kemudian meminta tim medis untuk cepat masuk ke lapangan demi memberikan pertolongan pertama.
Bukan hanya itu, dari pantuan langsung bolatimes.com di stadion, para suporter juga meminta ambulans yang ada di venue untuk mengangkut Cahya Supriadi. Alhasil, kiper berusia 19 tahun itu akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
Sementara itu, Cahya Supriadi yang mengalami cedera terpaksa digantikan oleh kiper cadangan timnas Indonesia U-19 yang bernama Aditya Arya Nugraha.
Setelah insiden Cahya Supriadi yang cedera, pertandingan kemudian dilanjutkan dengan hadiah penalti yang didapatkan Hong Kong. Kiper pengganti Aditya sejatinya mampu menepis tendangan pemain lawan.
Sayangnya bola pantulannya mengarah kembali ke pemain Hong Kong yang kemudian mampu menjebol gawang timnas Indonesia U-19. Skor pun berubah 3-1 dengan keunggulan Garuda Nusantara.
Adapun matchday kedua Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 ini berhasil dimenangkan timnas Indonesia U-19 dengan skor 5-1 atas Hong Kong.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?