bolatimes.com - PSIM Yogyakarta resmi tak lagi menggunakan jasa Imran Nahumarury sebagai pelatih per Selasa (13/9/2022). Hal ini diumumkan melalui laman resmi PSIM Yogyakarta.
Tim berjuluk Laskar Mataram tersebut mengucapkan salam perpisahan kepada mantan pelatih PSIS Semarang tersebut.
CEO PSIM Yogyakarta, Bima Sinung Widagdo, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan matang. Hal ini dilakukan demi kebaikan Laskar Mataram.
“Manajemen dan Coach Imran sepakat untuk mengakhiri kerjasamanya di PSIM. Keputusan ini diambil oleh kedua belah pihak untuk kebaikan PSIM ke depannya setelah melalui berbagai pertimbangan,” ucap Bima Sinung Widagdo dalam laman resmi PSIM Yogyakarta.
Walaupun telah sepakat untuk mengakhiri kerjasama, tidak lupa Bima memberikan ucapan terima kasih pada Imran atas jasa yang telah diberikan kepada PSIM Jogja selama menjabat sebagai pelatih kepala Laskar Mataram.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Coach Imran atas kerjasamanya selama ini dan kita harapkan karir Coach Imran berhasil untuk ke depannya,” lanjut Bima.
Bima juga menjelaskan jika dalam persiapan menghadapi Bekasi FC, PSIM Yogyakarta langsung menunjuk Dwi Priyo Utomo sebagai caretaker atau pelatih sementara.
“Untuk persiapan pertandingan menghadapi Bekasi FC, kami menunjuk Assisten Pelatih Dwi Prio Utomo sebagai caretaker” ungkap Bima.
Performa PSIM Yogyakarta selama ditangani Imran memang terlihat angin-anginan. Tim berjuluk Laskar Mataram itu tercatat tak pernah sekalipun meraih kemenangan di tiga laga awal Liga 2 2022.
Dari pertandingan yang dijalani semua berakhir imbang. Rinciannya yakni imbang melawan Persikab (1-1), Nusantara United (0-0) dan PSCS (1-1).
Hanya mengumpulkan tiga poin membuat PSIM Yogyakarta berada di peringkat keenam di klasemen sementara Grup B Liga 2 2022.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?