Husna Rahmayunita | Gagah Radhitya Widiaseno
Penampakan Jakarta International Stadium (JIS) yang pembangunannya sudah mencapai 98 persen. (Suara.com/Fakhri)

Bolatimes.com - PSSI mengakui kalau Jakarta International Stadium (JIS) cukup megah layaknya stadion di Eropa. Namun mereka punya alasan sendiri kenapa tak menggunakan JIS untuk pertandingan FIFA matchday yang mempertemukan Timnas Indonesia melawan Curacao

Polemik PSSI yang tak menggunakan JIS akhir-akhir ini memang menjadi perbincangan hangat. Pertandingan FIFA matchday antara Timnas Indonesia vs Curacao tidak akan digelar di JIS.

Pihak PSSI akan menggantinya dengan 3 alternatif stadion pengganti antara lain salah satunya Stadion Pakansari (Bogor).

Baca Juga:
Satu-satunya Tim Asia Timur di Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20 2023, Begini Siasat Timnas Hong Kong U-19

Beberapa pihak menentang tentang pemindahan JIS ke Stadion Pakansari karena berbagai alasan. Mereka menilai kalau JIS sudah memiliki standar internasional.

Menanggapi hal ini pun, pihak PSSI angkat bicara. Melalui Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengakui jika stadion dan rumput JIS adalah kelas dunia.

"Kalau soal stadion harus kita akui. Itu megah layaknya stadion di Eropa. Demikian juga rumput stadion. Semua berstandar FIFA," ujar Yunus di laman resmi PSSI.

Baca Juga:
Ada Wajah Baru di Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong Sebut Chemistrinya Pas dengan Pemain Lama

Ia menyebut ada alasan tersendiri kenapa JIS tidak dipilih untuk menyelenggarakan pertandingan FIFA Matchday pada akhir September 2022.

"Kita soroti itu sarana dan prasarana perimeter stadion yang belum selesai 100 persen. Jadi nitizen, pelaku sepakbola, atau siapapun yang senang dengan sepakbola jangan salah sangka atau menuduh PSSI yang bukan-bukan. Kritikan PSSI ini untuk kebaikan bersama," tambahnya.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Riza Patria. Ia setuju dengan beberapa poin yang dijabarkan PSSI soal kekurangan Stadion JIS.

Baca Juga:
Disinggung Timnas Indonesia U-19 Ketergantungan Marselino Ferdinan, Shin Tae-yong Beri Respons Berkelas

Salah satunya akses pintu masuk yang masih minim sehingga ada potensi penumpukan alur keluar-masuk stadion.

"Ya sebenarnya kan begini, jadi teman-teman dari PSSI ingin bahwa JIS itu memenuhi standar internasional. JIS dibuat sedemikian rupa, tidak hanya bagus dan lain-lain. Juga memenuhi standar internasional," kata Riza.

Berdasarkan hasil inspeksi tim Infrastructure Safety and Security PSSI, Stadion JIS memang belum memenuhi kelayakan 100 persen infrastruktur (area drop off tim, sirkulasi aktivitas terkait pertandingan di outer perimeter menumpuk di barat utara).

Bahkan concourse timur belum dapat digunakan, perimeter tribun perlu pengkajian ulang, pagar perimeter di bawah concourse barat tidak kokoh) dan sarana prasarana pendukung (kantung parkir, transportasi umum, dan jalan akses menuju stadion belum sesuai standar).

Load More