Irwan Febri Rialdi
Pelatih Persis Solo, Jacksen F Tiago. (Dok. LIB)

Bolatimes.com - Persis Solo lagi-lagi menelan kekalahan, kali ini dibungkam Persita Tangerang dengan skor 1-2 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (14/8/2022).

Di laga tersebut Persis sempat unggul di babak pertama lewat gol Alexis Messidoro lewat titik penalti di menit 45+3.

Pelatih Persis Solo, Jacksen F Tiago (kanan) didampingi Pemain Persis Solo Andri Ibo (tengah), saat memberikan keterangan dalam konferensi Pers sebelum pertandingan, di Stadion Manahan Solo, Kamis 923/6/2022). ANTARA/Bambang Dwi Marwoto.

Namun kemenangan tersebut kandas setelah Persita membalikkan keadaan di babak kedua lewat gol Ezequiel Vidal di menit 54 dan Ramiro Fergonzi di menit 71.

Baca Juga:
Hasil Linggris: Liverpool Ditahan Imbang Crystal Palace, Darwin Nunez Kartu Merah

Kekalahan ini merupakan yang keempat kali secara beruntun yang membuat Persis masih terjebak di dasar klasemen sementara Liga 1.

“Sebuah hasil yang sangat mengecewakan kita yang sudah kerja keras untuk dapat kemenangan pertama di kandang dengan tampil dominan di babak pertama. Sempat unggul namun di babak kedua kehilangan momentum yang merubah semuanya,” kata pelatih Persis Solo, Jacksen F Tiago dalam jumpa pers usai pertandingan.

Dia menjelaskan, timnya sudah berusaha untuk tampil agresif namun ternyata nasib tidak berpihak dan tidak mendapatkan hasil seperti yang diharapkan.

Baca Juga:
Update Klasemen Liga 1 2022/2023 usai PSM Makassar Raih Kemenangan atas RANS Nusantara FC

“Pemain sudah maksimal. Namun ternyata memang belum menemukan nasib yang baik,” sambung Jacksen dikutip laman Liga Indonesia Baru, Senin (15/8/2022).

Kekalahan tersebut tak ayal membuat posisi Jacksen sebagai pelatih semakin terjepit. Namun ia menegaskan tidak akan menyerah.

“Kalau saya secara jelas mundur bukan alternatif. Saya maju dan tidak ada kata mundur. Tim ini saya rasa masih punya kemampuan untuk ditingkatkan. Saya tidak ada pilihan mundur,” tegas Jacksen.

Baca Juga:
Hasil Liga 1: PSM Makassar Benamkan RANS Nusantara FC, Everton Jadi Pahlawan Kemenangan

“Tidak ada satupun pemain dalam keadaan lepas. Semua pemain terbebani, takut salah,” tambahnya.

“Sebagai pelatih, saya sudah lakukan segala yang terbaik. Menurunkan pemain-pemain terbaik menurut saya. Tapi Tuhan belum izinkan. Saya harus kerja keras lagi,” pungkasnya.

(Suara.com/Syaiful Rachman)

Baca Juga:
Jadi Lawan Indonesia di FIFA Matchday, Berikut 4 Pemain Timnas Curacao yang Merumput di Liga Top Eropa

Load More