Irwan Febri Rialdi
Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat. (Instagram/@jordiamat5)

Bolatimes.com - Kepindahan Jordi Amat ke Johor Darul Takzim (JDT) menjadi sorotan. Kini, giliran Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, yang buka suara.

Bergabungnya Jordi Amat ke JDT membuat pblik geram. Sebab, perpindaham tersebut akan membuat tujuan naturalisasi pemain keturunan yang sejauh ini dijalankan jadi kurang tepat sasaran.

Pasalnya, PSSI sesuai keinginan pelatih Shin Tae-yong, sebelumnya sudah punya kriteria terkait pemain keturunan seperti apa yang bisa dinaturalisasi Indonesia.

Baca Juga:
Jadi Tuan Rumah Piala Asia, Inilah 5 Negara Kuat yang Tak Akan Jadi Lawan Indonesia di Fase Grup

Salah satu syaratnya adalah, pemain incaran harus berkiprah di liga Eropa. Namun, belum resmi jadi WNI, ia justru bergabung klub Malaysia, JDT.

Tak hanya publik yang kesal, Syaiful Huda turut menyuarakan suara. Melalui unggahan di Instagram, ia meminta proses naturalisasi Jordi Amat dibatalkan.

"Saya setuju, naturalisasi Jordi Amat dibatalkan. Kita minta STY dan Kemenpora bersikap tegas," tulis Syaiful Huda yang yang diunggah.

Baca Juga:
Sudah Diproses, Apakah Naturalisasi Jordi Amat Bisa Batal?

Sementara itu, proses naturalisasi Jordi Amat sendiri sudah memasuki tahap akhir. Mantan pemain klub Belgia KAS Eupen itu bahkan sudah sempat datang ke Indonesia untuk mengurus segala persyaratan perubahan kewarganegaraan menjadi WNI.

Selain Jordi Amat, ada dua pemain lain yang sedang menjalani proses menjadi WNI yakni Sandy Walsh dan Shyane Pattynama.

Tiga pemain ini disiapkan agar bisa membela Timnas Indonesia di putaran final Piala Asia 2023.

Baca Juga:
Susul The Daddies, Ribka/Febby Meluncur ke Babak Kedua Malaysia Open 2022

Load More