Irwan Febri Rialdi
Pemain keturunan Jordi Amat dan Sandy Walsh di Indonesia. (Instagram/@jordiamat5)

Bolatimes.com - Nama Sandy Walsh dan Jordi Amat tidak ada dalam daftar 29 pemain untuk  FIFA Matchday kontra Bangladesh pada awal Juni mendatang. Apakah ini pertanda keduanya akan absen  di Kualifikasi Piala Asia 2023?

Sebanyak 29 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong adalah kombinasi dari skuad SEA Games 2021 dan beberapa penggawa anyar, termasuk Stefano Lilipaly.

Meski demikian, komposisi pemain itu jadi sorotan lantaran dua pemain keturunan yakni Sandy Walsh dan Jordi Amat tidak ada. Padahal, mereka diproyeksi untuk tampil di Kualifikasi Piala Asia 2023.

Baca Juga:
Ungguli Tammy Abraham, Cyriel Dessers Sah Jadi Top Skor Conference League

Memang, proses naturalisasi kedua pemain belum rampung kendati Sandy dan Jordi telah menyambangi Indonesia untuk mempercepat perubahan status kewarganegaraan mereka.

Namun, mengingat lawan Bangladesh merupakan salah satu persiapan terakhir timnas Indonesia jelang Kualifikasi Piala Asia 2023, ketiadaan Sandy Walsh dan Jordi Amat dalam skuad Garuda jadi kekhawatiran tersendiri.

Timnas Indonesia dijadwalkan melawan Bangladesh dalam laga uji coba bertajuk FIFA Matchday pada 1 Juni mendatang, dan Kualifikasi Piala Asia 2023 akan berlangsung sepekan kemudian tepatnya 8 Juni 2022.

Baca Juga:
Catatkan Sejarah, Begini Komentar Jose Mourinho usai AS Roma Juarai Conference League

Dua pemain keturunan calon naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat (kanan) dan Sandy Walsh (kiri) menjalani tes medis di Jakarta, Selasa (17/5/2022). [PSSI]

Di Kualifikasi Piala Asia 2023, timnas Indonesia tergabung di Grup A. Tim asuhan Shin Tae-yong tergabung bersama Kuwait, Yordania, dan Nepal.

Laga kontra Kuwait akan berlangsung pada Rabu, 8 Juni 2022 untuk kemudian menghadapi Yordania pada 12 Juni dan Nepal 15 Juni 2022.

Selain Sandy dan Jordi, PSSI bersama pemerintah Indonesia juga tengah mengusahakan untuk menaturalisasi satu pemain keturunan lain yakni Shayne Pattynama.

Baca Juga:
7 Fakta Menarik usai AS Roma Juara Conference League, Trofi Eropa Pertama

(Suara.com/Arief Apriadi)

Load More