hitekno.com - Fakta menarik terkuak terkait sosok penerjemah Asnawi Mangkualam di Ansan Greeners. Penerjeman tersebut ternyata mantan pemain Liga Remaja Indonesi bernama Lee Hangyul.
Ansan Greeners mempekerjakan penerjemah bahasa Indonesia untuk Asnawi Mangkualam demi meningkatkan performanya serta melancarkan komunikasinya dengan tim.
Menariknya sosok penerjemah Asnawi tersebut adalah mantan pemain sepak bola. Ia menjadi penerjemah eks PSM tersebut karena lama tinggal di Indonesia, yakni selama 19 tahun.
"Saya sudah lama tinggal di Indonesia, jadi saya tahu bahwa betapa sulitnya hidup di negara asing sebagai orang asing," ucap Lee Hangyul dikutip dari Chosun pada Selasa (26/4/2022).
"Melalui kesempatan ini, saya ingin membantu Asnawi beradaptasi dengan sempurna di K League dengan performa yang baik," sambungnya.
Lee Hangyul sendiri tidak hanya sosok biasa. Pasalnya ia punya pengetahuan sepak bola karena sempat bermain sepak bola di Indonesia mengikuti liga remaja.
"Saya memiliki pengalaman bermain di liga sepak bola remaja Indonesia, sehingga interpretasi akurat akan membantu berbagai bidang seperti di latihan, permainan, dan kehidupan seharu-hari," kata Lee Hangyul.
Sementara itu, sejak Ansan Greeners kembali mempekerjakan penerjemah, performa Asnawi juga menanjak. Bahkan pemain berusia 22 tahun itu sempat mendapatkan pujian oleh pelatih Cho Min-kook.
Tag
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus