bolatimes.com - Pratama Arhan dipastikan tidak bisa membela Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2021 karena tak dilepas oleh klubnya Tokyo Verdy. Kabar ini menuai sorotan media Vietnam.
Absennya Pratama Arhan disebut menjadi kabar buruk untuk Timnas Indonesia U-23. Media Vietnam Soha dalam satu artikelnya yang diterbitkan Selasa (26/4/2022), menyebut Timnas U-23 mendapat 'buah pahit' jelang SEA Games usai klub Jepang (Tokyo Verdy) menolak melepas Pratama Arhan.
Dalam laporan itu juga disinggung pernyataan Sekjen PSSI Yunus Nusi yang mengabarkan absennya Pratama Arhan.
"Untuk (Pratama) Arhan dipastikan tidak bisa bela Timnas Indonesia U-23," kata Yunus Nusi.
Disebutkan, Pratama Arhan tak dilepas oleh klub karena SEA Games 2021 tak masuk agenda FIFA. Dengan begitu, Timnas Indonesia U-23 disebut sumber yang sama mendapat kabar buruk.
"Absennya Pratama Arhan jadi kabar buruk bagi Indonesia karena bek kiri ini punya perna penting dalam skuad Shin Tae-yong," tulis laporan Soha.vn
Apalagi, bek berusia 20 tahun tersebut dinilai sebagai salah satu pilar Timnas Indonesia. Berkaca dari penampilan impresifnya saat di Piala AFF 2020.
"Pratama Arhan memberikan kontribusi besar untuk membantu Indonesia mencapai final Piala AFF 2020. Penolakan klub Jepang ini jadi buah pahit untuk Indonesia U-23 jelang SEA Games," sambungnya.
Terlepas dari semuanya, meski dipastikan absen di SEA Games 2021, Pratama Arhan juga dikabarkan segera debut bersama Tokyo Verdy.
Kemungkinan Pratama Arhan bakal tampil perdana ditandai dengan sikap Tokyo Verdy yang mengundang Warga Negara Indonesia di Jepang untuk hadir dalam laga melawan Vegalta Sendai, pada 4 Mei 2022 mendatang.
Baca Juga
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus