hitekno.com - Pemain asal Indonesia, Andri Syahputra, tampil penuh ketika Al Gharafa melawan Shabab Al-Ahli di lanjutan babak fase grup C AFC Champions League pada Selasa 19 April 2022 dinihari WIB. Sayangnya, dirinya kena bantai.
Laga Shabab Al-Ahli vs Al Gharafa berlangsung di Prince Abdullah Al Faisal Stadium. Bermain di markas klub Arab Saudi itu, Andri Syahputra dkk tak berdaya dan kalah dengan skor telak 2-8.
Andri ditempatkan oleh eks pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni di sektor tengah permainan bersama Sofiane Hanni, Saeed Ezatolahi dan Moayad Hassan.
Al Gharafa langsung tertinggal pada menit ke-14 setelah Thomas Lehne Olsen. Dua menit kemudian, striker Al Gharafa, Ahmed Alaaeldin mampu menyamakan kedudukan.
Namun di pertengahan babak pertama, Shabab Al Ahli mampu memimpin 3-1 setelah Olsen mencetak gol keduanya pada menit ke-40 dan Harib Al Maazmi cetak gol selang dua menit kemudian.
Pada babak kedua, Al Gharafa makin tak berdaya setelah kemasukan 5 gol lewat aksi Aziz Ganiev dengan dua gol, Federico Cartabia, Mohamed Juma Eid dan Abdelaziz Sanqour.
Al Gharafa sempat cetak satu gol pada menit ke-59 lewat eksekusi penalti Sofiane Hanni.
Andri Syahputra sendiri mulai mendapat kepercayaan dari Stramaccioni di tim utama Al Gharafa. Dari 3 pertandingan terakhir, pemain berdarah Aceh yang memilih membela timnas Qatar itu selalu dimainkan oleh Stramaccioni.
(Suara.com/Galih Prasetyo)
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus