Bolatimes.com - Sandy Walsh dan Jordi Amat mendapat rekomendasi pemerintah untuk dinaturalisasi menjadi pemain Timnas Indonesia.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong merekomendasikan empat pemain untuk proyek naturalisasi. Tetapi, hanya dua yang dikabulkan.
Terungkap, alasan mengapa proses naturalisasiJordi Amat dan Sandy Walsh belum selesai hingga kekinian.
Rupanya, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) masih menunggu kelengkapan administrasi pindah kewarganegaraan dua pemain tersebut.
"Saya menunggu karena katanya masih ada yang harus dilengkapi administrasinya dan sekarang sedang disiapkan federasi," kata Menpora Zainudin Amali di sela saat menghadiri penganugerahan Achsanul Qosasi sebagai guru besar kehormatan dari Universitas Airlangga Surabaya, Selasa.
Pihaknya menyatakan proses di Kemenpora tidak akan berjalan lama selama administrasinya lengkap.
"Nanti yang butuh waktu itu di Kementerian Hukum dan HAM karena ada alurnya dan memang harus dilakukan dengan teliti. Tapi semua tergantung kecepatan administrasi," kata Menpora menambahkan.
Amali juga menyampaikan ia sudah berkomunikasi ke pelatih Shin Thae-yong bahwa kedua pemain yang akan di naturalisasi tersebut masih bisa membela timnas Indonesia dalam jangka waktu hingga beberapa tahun ke depan.
Sandy Walsh dan Jordi Amat mengisi daftar pemain reguler di tim masing-masing dan memiliki garis keturunan Indonesia.
Keduanya juga menunjukkan keseriusan untuk menjadi bagian dari skuad "Garuda" dengan melengkapi administrasi sesuai undang-undang yang berlaku.
Lebih lanjut, Amali sepakat dengan pilihan pemain yang diajukan untuk di naturalisasi dan sejalan dengan Shin Tae-yong yang tak sembarangan memberikan rekomendasi.
"Pelatih menyampaikan kepada saya bahwa dia tak mau sekadar menaturalisasi pemain, padahal kualitasnya tidak bagus. Jadi mudah-mudahan pemain junior bisa terpacu dengan kehadiran pemain naturalisasi di Tim Nasional," kata Menpora.
Sementara itu, PSSI menargetkan para pemain naturalisasi dapat membela timnas Indonesia pada Piala AFF yang rencananya digelar pada akhir tahun 2022, demikian dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025