Bolatimes.com - Akhirnya panggilan itu kembali datang ke Sani Rizki Fauzi. Dia masuk ke dalam daftar 27 pemain Timnas Indonesia yang dibawa Shin Tae-yong untuk laga uji coba di FIFA Match Day.
Sani dan 26 pemain lainnya bakal melakoni pemusatan latihan di Bali sebelum menghadapi Timor Leste di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, pada 24 dan 27 Januari 2022.
Ini menjadi kali pertama buat Sani dipanggil ke skuad tim nasional senior Indonesia. Namun, dia merupakan sosok yang tenar di tim nasional kelompok umur.
Dia merupakan bagian dari Timnas Indonesia U-22 yang menjuarai Piala AFF U-22 2019, bahkan dia menjadi salah satu pencetak gol Indonesia ke gawang Thailand.
Berikut profil ringkas dari Sani Rizki Fauzi yang sudah dirangkum Bolatimes dari berbagai sumber.
Sani Rizki merupakan sosok kelahiran Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, pada 8 Januari 1998. Beberapa minggu lalu, dia genap berusia 24 tahun.
Dia sudah mengenal sepak bola sejak bocah, lalu bergabung dengan sekolah sepak bola di kampung halamannya saat duduk di bangku kelas 3 SD.
Sempat bersekolah di SMAN 1 Cicurug, sepak bola membawa Sani bisa meraih beasiswa di SKO Ragunan, Jakarta. Dari sana dia mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan di SPN (Sekolah Pendidikan Kepolisian Negara) Lido.
Sambil melakoni profesinya sebagai Polisi, Sani ikut seleksi Bhayangkara FC U-19 dan ikut di Liga 1 U-19. Lalu pada 2018, dia resmi menjadi bagian tim senior Bhayangkara FC.
The Guardian lantas menjadi tim profesional pertama dan sejauh ini menjadi satu-satunya yang dibela oleh Sani Rizki selama berkarir sebagai pemain pro.
Meski tak selalu menjadi pilihan utama di tim, Sani Rizki tetap menjadi pilar penting di Bhayangkara FC. Buktinya, sudah 4 musim dia bertahan di sana.
Selama 4 musim terakhir ini, Sani sudah mencatatkan 54 penampilan dengan menorehkan 3 gol. Selain itu, ada kelebihan lain yang dimiliki oleh Sani Rizki Fauzi.
Dia dikenal sebagai pemain yang bisa bermain di berbagai posisi, mulai dari gelandang, bek kiri, dan kini reguler dipasang sebagai bek kanan.
Penampilan apik Sani di level klub, sempat membuatnya dipanggil memperkuat Timnas Indonesia U-22 pada 2019 yang saat itu dilatih oleh Indra Sjafri.
Dia menjadi salah satu pahlawan Indonesia yang berhasil mengalahkan Thailand pada laga final Piala AFF U-22 2019.
Sani Rizki juga menjadi bagian Timnas Indonesia U-23 yang dilatih Indra Sjafri pada gelaran SEA Games 2019 di Filipina.
Sayangnya, Sani Rizki Fauzi harus puas dengan mendapatkan medali perak usai dikalahkan Vietnam pada laga puncak.
Tag
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025