Husna Rahmayunita
Shin Tae-yong dan penerjemah, Jeong Seok-seo di podcast Close The Door. (YouTube/Deddy Corbuzier)

Bolatimes.com - Kritik Exco PSSI, Haruna Soemitro kepada pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong turut menjadi perhatian media Korea Selatan.

Publik Korsel terpancing dengan kritik Haruna Soemitro yang dinilai meremehkan Shin Tae-yong sebagai pelatih.

Haruna Soemitro saat wawancara dengan JPPN.com menyebut jika Shin Tae-yong sama saja dengan pelatih lain usai Timnas Indonesia kembali meraih runner up Piala AFF 2020.

Baca Juga:
Profil Kedah FC, Eks Klub Andik Calon Lawan Bali United di Piala AFC 2022

"Kalau cuman runner up, ya sebenarnya Shin Tae-yong ini sama saja dengan yang lain. Namun, karena hampir juara ya kami berharap bisa juara selanjutnya. Karena ada ekspetasi besar dari masyarakat," ujar Haruna di kanal YouTube JPNN.Com.

Tak cuma itu, Shin Tae-yong juga disebut sempat tersinggung saat rapat evaluasi. Namun Ketum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan tidak ada deadlock saat rapat evaluasi, semua baik-baik saja.

Kendati begitu, ribut-ribut pernyataan Haruna Soemitro telanjur mendapat reaksi sinis dari pencinta sepak bola Tanah Air. Bahkan menjadi bahasan media Korsel.

Baca Juga:
Profil Privat Mbarga, Striker Tajam Bali United dari Liga Kamboja

Salah satu media Korsel, Hankooki, Selasa (18/1/2022) menganggap kritik Haruna Soemitro tak berdasar.

"Jika melihat situasi Indonesia belakangan ini, terlihat betapa berharganya runner up (Piala AFF 2021) ini. Indonesia saat ini berada di peringkat ke-164 rangking FIFA. 66 langkah dari juara bertahan Vietnam, " tulis mereka seperti dikutip dari SuaraBekaci.id.

"Perbedaan kekuatan sama mencoloknya dengan perbedaan peringkat di FIFA. Namun, mereka mengalahkan Vietnam dengan maju ke perempat final dengan menjadi juara grup,"

Baca Juga:
3 Faktor Witan Sulaeman Bisa Moncer dan Rebut Posisi Inti di FK Senica

Menurut media Korsel, Shin Tae-yong sudah memberikan kontribusi kepada Timnas Indonesia. Shin disebut telah membangun kekuatan para pemain muda di skuad Garuda. Capaian itu semestinya diapresiasi.

"Secara khusus, pelatih Shin Tae-yong membentuk tim pemain muda dengan usia 20 tahunan untuk menjadi proyeksi di masa depan,"

Hankooki menekankan, runner up keenam Piala AFF yang diraih oleh Shin Tae-yong bersama timnas Indonesia tentu tidak bisa disamakan dengan capaian runner up di lima edisi sebelumnya.

Baca Juga:
Foto Witan Sulaeman Gabung FK Senica Muncul, Publik Ributkan Nomor Punggung

"Untuk sekedar mengabaikan runner up ke-6, situasinya sangat berbeda dengan runner up lima kali yang diukir sebelumnya," pungkasnya.

(SuaraBekaci.id/Galih Prasetya)

Load More