hitekno.com - Exco PSSI, Haruna Soemitro, menyentil kualitas Shin Tae-yong yang belum memberikan gelar untuk timnas Indonesia. Usai ramainya komentar itu, pernyataan Ketum PSSI Mochamad Iriawan soal percaya proses kemudian disorot.
Baru-baru ini Haruna Soemitro menyampaikan bahwa pelatih asal Korea Selatan itu sama saja dengan pelatih tim Merah Putih sebelumnya.
Pasalnya Shin Tae-yong belum memberikan gelar untuk timnas Indonesia sejak dikontrak pada akhir tahun 2019 lalu. Terbaru, pelatih berusia 51 tahun itu mampu mengantarkan skuad Garuda jadi runner-up di Piala AFF 2020.
"Kalau cuman runner up, ya sebenarnya Shin Tae-yong ini sama saja dengan yang lain. Namun, karena hampir juara ya kami berharap bisa juara selanjutnya. Karena ada ekspetasi besar dari masyarakat," ujar Haruna dikutip dari podcast JPNN.COM yang tayang di kanal YouTube.
Terkait polemik itu, netizen kemudian menyoroti komentar Ketum PSSI, Mochamad Iriawan yang menyebut percaya proses dengan timnas Indonesia.
Komentar Iwan Bule, sapaan akrab Ketum PSSI itu, terlihat di unggahan dirtek Indra Sjafri. Postingan tersebut berisikan dua gol timnas Indonesia ketika menghadapi Thailand di babak final Piala AFF 2020.
Dalam keterangan postingannya, Indra Sjafri menyebut soal proses yang kemudian ditimpali oleh Ketum PSSI di kolom komentarnya.
"Orang sukses paham tentang proses, orang gagal lebih banyak protes," tulis Indra Sjafri.
Dengan singkat, Iwan Bule kemudian membelas unggahan tersebut dengan tagar 'percaya proses'.
Nah, kini dengan ramainya ucapan Exco PSSI, Haruna Soemitro, komentar Mochamad Iriawan itu langsung ramai diserbu lagi oleh para netizen.
"Halah percaya proses tapi kelakuan Exco ingin instan," komentar yogi***
"Haruna Exco mana paham proses, maunya serba instan," seru nano***
"Ketum percaya proses, masa Exco kolot tidak percaya," seru thisr***
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus