Bolatimes.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia U-16 Fakhri Husaini menyampaikan pesan kepada Skuad Garuda. Ia menekankan dua hal penting di babak final Piala AFF 2020.
Timnas Indonesia harus bekerja keras untuk menjuarai Piala AFF 2020 lantaran Thailand memiliki modal lebih. Skuad Garuda minimal perlu mencetak margin 5 gol agar menang.
Sebab, sebelumnya Timnas Indonesia babak belur dihajar Thailand 0-4 di leg pertama final Piala AFF 2020, Rabu (29/12/2021).
Namun menurut Fakhri Husaini, anak asuhan Shin Tae-yong masih memiliki kans untuk membalikkan keadaan di leg kedua, Sabtu (1/1/2022). Ia memberikan semangat kepada para pemain.
"Semangat mengejar selisih gol, jangan sampai melalaikan pertahanan," tulisnya di sebuah unggahan Instagram.
Lebih jauh, pelatih berusia 56 tahun tersebut menekankan dua hal penting yang perlu ditunjukkan oleh penggawa Timnas Indonesia pada laga nanti.
"Kontrol emosi, jangan terprovokasi. Selamat berjuang anak muda, semoga sukses..Bismillah "Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan"," pungkasnya.
Sebelumnya, ia mengungkapkan bahwa peluang timnas Indonesia untuk membalikan keadaan secara matematis masih terbuka.
Kekalahan di leg pertama bukan akhir dari segalanya. Menurutnya timnas harus bangkit memperjuangkan babak final Piala AFF 2020.
"Laga belum selesai anak muda, ayo bangkit.Kalah? Selama belum mati kita tak benar-benar kalah. Tetap semangat, tegakkan kepala, persiapkan diri untuk berjuang lagi," tulisnya, Kamis (30/12).
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Miris! Hasil Timnas Putri Indonesia di Piala AFF Wanita 2025 Bikin Elus Dada
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025