Irwan Febri Rialdi
Striker Timnas Singapura, Ikhsan Fandi, berselebrasi usai menjebol gawang Myanmar pada laga pembuka Piala AFF 2020, Minggu (6/12/2021). (Dok. AFF)

Bolatimes.com - Timnas Indonesia akan menjamu Singapura di leg kedua Piala AFF. Skuat Garuda wajib mewaspadai kekuatan tim lawan karena mereka punya sejumlah kelebihan.

Sepanjang leg pertama, Singapura mampu meredam keagresivitasan skuat Garuda. Terbukti, skor 1-1 menjadi bukti setelah Singapura sempat tertinggal lebih dulu.

Adapu, di balik apiknya permainan Singapura, Bolatimes merangkum 3 poin yang mesti diwaspadai oleh skuat Garuda. Berikut ulasannya:

Baca Juga:
4 Pemain Singapura yang Diwaspadai Shin Tae-yong, Ini Ulasannya

1. Ikhsan Fandi

Ikhsan Fandi jebol gawang timnas Indonesia. (Instagram/ikhsanfandi)

Ikhsan Fandi menjadi salah satu pencetak gol ke gawang Timnas Indonesia. Aksinya yang sukses melepaskan diri dari kawalan pemain belakang dan menyudahinya dengan finishing apik adalah bukti konkret.

Ikhsan Fandi juga punya atribut komplet. Selain jago dalam finishing, pemain 22 tahun ini juga piawai dalam duel udara.

Baca Juga:
Outfit Serba Merah, Potret Gemas Keluarga Cristiano Ronaldo Rayakan Natal

2. Set Piece

Safuwan Baharudin saat menjebol gawang Myanmar di Piala AFF 2020. (Instagram/@fasingapore)

Salah satu kunci permainan Singapura adalah melepaskan umpan dari bola mati. Sepanjang turnamen, sudah 4 gol yang tercipta dari skema bola mati.

Oleh karenanya, skuat Garuda diharapkan tak melakukan kesalahan di area sepertiga pertahanan sendiri. Pasalnya, para finishing Singapura punya kans mencetak gol.

Baca Juga:
Profil Nur Adam Abdullah, Bek Singapura yang Kasari Witan Sulaeman

2. Kelincahan Faris Ramli

Faris Ramli, pemain Timnas Singapura. (Instagram/@farisramli)

Kendati berposisi sebagai winger di daftar susunan pemain Singapura, Faris Ramli diperbolehkan untuk bermain free role. Sebab, dari lima laga yang telah dijalani oleh Singapura, ia berhasil merangsek dari pelbagai sisi.

Perlu dicatat, Faris punya umpan yang cukup apik. Terbukti, 4 umpan dari bola mati sukses ia kirim untuk menjadi gol buat Singapura sepanjang 5 laga.

Baca Juga:
Banyak Keputusan Kontroversial, 3 Alasan Piala AFF Tahun Depan Terapkan VAR

Kontributor: Kusuma Alan
Load More