hitekno.com - Iqmal Nur Samsu memilih bergabung ke PSIM Yogyakarta setelah mengakhiri kerja sama dengan Persijap Jepara. Tak butuh waktu lama bagi Iqmal mendapat klub baru.
PSIM Yogyakarta memboyong Iqmal Nur Samsu untuk mengarungi babak 8 besar Liga 2021 yang segera digelar. Striker berusia 24 tahun itupun mengungkap alasannya melabuhkan hati ke PSIM Yogyakarta.
Menurutnya, dari sederet penawaran, tim berjuluk Laskar Mataram yang paling menunjukkan keseriusan mengajakanya bergabung ke klub.
"PSIM Jogja klub yang paling serius, dan satu visi misi dengan saya. Siapa sih yang tidak ingin membela tim kebanggaan masyarakat Yogyakarta," jelas Iqmal dikutip dari laman resmi klub.
Lebih lanjut, Iqmal Nur Samsu juga memiliki keinginan untuk berkontribusi banyak bagi PSIM di babak delapan besar Liga 2 sehingga bisa lolos ke Liga 1 musim depan.
"Tentu target saya, saya ingin berkontribusi untuk tim PSIM di babak delapan besar, dan bisa membawa PSIM lolos ke Liga 1," ujar Iqmal.
PSIM dijadwalkan menghadapi Martapura Dewa United pada 16 Desember mendatang, pada pertandingan Grup Y babak delapan besar Liga 2, yang juga diisi oleh PSMS Medan serta Sulut United.
Pertandingan babak delapan besar Liga 2 itu akan dihelat di Stadion Pakansari, Bogor dan Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi pada 15-23 Desember mendatang.
(Antara)
Terpopuler
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Asal-Usul Tenis Lapangan, Sejaran dan Perkembangannya hingga Sampai di Indonesia
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
Terkini
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?