hitekno.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menegaskan bahwa Bambang Suryo adalah sosok yang diduga terlibat dalam pengaturan skor di Liga 3 2021, membujuk seorang asisten wasit Liga 2 untuk berbohong di program televisi "Mata Najwa".
Dalam konferensi pers di Kantor PSSI, Jakarta, Selasa, Iriawan menyebut Bambang meminta sang asisten wasit untuk berpura-pura menjadi wasit Liga 1 di tayangan itu. Namun, asisten wasit tersebut menolak dan mengadukannya kepada Iriawan.
"Asisten wasit Liga 2 itu datang kepada saya. Dia takut berhadapan dengan Bambang Suryo dan diancam. Dia itu sebenarnya tidak terlibat apa-apa. Karena yang bersangkutan tidak mau, Bambang mencari orang lain dan itu menjadi 'Mr. Y' di Mata Najwa," ujar pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.
Tayangan bertajuk Mata Najwa yang disiarkan pada 3 November 2021 mengangkat tema "PSSI Bisa Apa jiid 6: Lagi-lagi Begini". Acara yang dipandu jurnalis Najwa Shihab itu mengundang beberapa narasumber termasuk seseorang yang menyebut dirinya wasit Liga 1 dan mengaku terlibat dalam pengaturan dua pertandingan di Liga 1 Indonesia musim 2021-2022.
Bambang Suryo sendiri juga ada dalam tayangan itu sebagai informan pengaturan skor.
Menurut Iriawan, dirinya mendapatkan kabar bahwa apa yang disampaikan sosok yang disebut "Mr. Y" dalam acara tersebut sudah diatur oleh Bambang Suryo.
Hal itulah yang membuat PSSI tidak mempercayai semua keterangan "Mr. Y" di Mata Najwa.
"Jadi seolah-olah wasit itu 'pemain' semua. Wasit-wasit Liga 1 yang ada saat ini terpukul dengan situasi ini," kata Iriawan.
Para perangkat Liga 1 2021-2022 meliputi 37 wasit dan 47 asisten wasit, kata Iriawan, sudah menandatangani dokumen bermaterai di hadapan notaris yang menyatakan bahwa mereka tidak terlibat dalam pengaturan skor dan tidak hadir di Mata Najwa.
Momen itu terjadi ketika PSSI mengadakan pertemuan dengan para wasit-asisten wasit Liga 1 di Solo pada 17 November 2021.
"Saya melihat mereka mempunyai kejujuran. Kalau ketahuan melakukan sesuatu yang tidak benar, saya memastikan karier mereka akan tamat," tutur Iriawan.
PSSI, melalui Komite Disiplin (Komdis) Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur, sudah melaporkan Bambang Suryo, David, Billy dan Anshori yang diduga akan melakukan suap kepada beberapa pemain di Liga 3 Jatim ke Ditreskrimum Polda Jatim.
(Antara)
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus