Bolatimes.com - Pemain Persija, Ryuji Utomo, tengah jadi perbincangan hangat. Pemain yang kini tengah menjalani masa peminjaman ke Penang FA itu diminati sejumlah klub Korea Selatan.
Ryuji sejatinya dilanda dilema. Pada paruh kedua bursa transfer Liga 1 ini ia harus pulang ke Persija. Di satu sisi, Penang, ingin meneruskan kerja sama dengan pemain 26 tahun tersebut.
Terlepas dari kondisi yang dihadapi, tak ada salahnya Ryuji mengambil kesempatan. Berikut alasan logis yang patut dipikirkan Ryuji untuk mentas ke luar negeri.
1. Liga Korea Selatan Lebih Kompetitif
Menjadi bidikan klub-klub dari kontestan Korea League adalah sebuah kesempatan besar. Sebab, tak banyak pemain-pemain Indonesia yang bisa berkompetisi di negeri Ginseng itu.
Paling diketahui adalah Asnawi Mangkualam. Terkini, eks pemain PSM Makassar itu tengah bermain untuk Ansan Greeners di K2 League.
Dengan adanya Ryuji di Liga Korea, akan menambah pemain Indonesia yang berpartisipasi di luar negeri. Belakangan, selain di Korea Selatan, ada sejumlah pemain yang bermain di Eropa.
2. Punya Atribut Komplet
Sebagai pesepak bola, Ryuji punya atribut komplet. Kendati berposisi natural sebagai bek tengah, eks pemain Arema FC ini juga bisa menjadi gelandang bertahan.
Secara postur, Ryuji juga dirasa cukup bersaing dengan para pemain di Liga Korea Selatan. Ryuji juga apik dalam duel udara dan one on one.
3. Berlabel Pemain Timnas
Sudah sejak 2017 silam, Ryuji sudah bermain untuk Timnas Indonesia. Ketika itu, ia bermain di ajang SEA Games dan sukses ikut menyabet medali perunggu.
Terkini, Ryuji juga sudah naik kelas. Saat menjalani babak play off kualifikasi Piala Asia 2023, ia menjalani pertandingan saat jumpa China Taipe.
Adapun, indikasi klub luar meminang seorang pemain adalah catatan bermain di tim nasional. Dan Ryuji punya catatan itu.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025