hitekno.com - Bos Persis Solo, Kaesang Pangarep bereaksi gara-gara disentil warganet soal klub sepak bola yang diurusnya saat ini. Putra bungsu Presiden Jokowi itu merasa perlu meladeninya.
Bukan tanpa alasan, kali ini seorang warganet menyinggung hal krusial terkait Persis Solo sehingga Kaesang pun angkat bicara.
Ya, warganet itu bertanya kepada Kaesang mengapa tak mengganti nama Persis Solo seperti yang dilakoni sejumlah artis pembeli klub sepak bola.
Raffi Ahmad misalnya yang mengakusisi Cilegon FC lantas langsung mengubah nama klub tersebut menjadi Rans Cilegon FC. Kejadian serupa juga terjadi pada klub PSG Pati.
Resmi diakusisi oleh youtuber ternama Atta Halilintar dan pengusaha Putra Siregar. Mereka langsung mengganti nama klub yang bermarkas di Pati Jawa Tengah itu menjadi AHHA PS Pati FC.
Lantaran ada fenomena seperti itu, seorang warganet meminta untuk mengganti nama Persis Solo dengan nama mirip bisnis yang dimiliki Kaesang.
"Persis solo gk mau ganti nama jadi "Sang Pisang FC" bang. Biar kek club pati ituu," ujar akun iamvsmymind.
Kontak saja melihat permintaan tersebut, membuat Kaesang kaget. Namun dengan santai Kaesang justru memberikan jawaban yang tak terduga.
"Sang Pisang Kaesang Gedhang Solo FC? Begitu?," balas Kaesang melalui akun twitter kaesangp.
Cuitan tersebut lantas langsung ramai dibanjiri warganet. Mereka juga tak mau kalah kocaknya dengan ikut menyumbangkan saran lainnya jika nama Persis Solo diganti.
"Kalo pati kan AHHA PS PATI (ATTA sm bang Putra Siregar), kalo Cilegon kan jd RANS Cilegon FC, kalo Solo ya Sang Gedhang Kaesang Thohir Solo FC. Gitu aja brader wkwkw," kata akun @UpikMarl***.
"PSG (Pisang Sang Gedhang)," ucap akun @crookes***.
"Sang pisang gedhang klutuk FC," sahut akun @rzkykr***.
"GeK FC = gedhang kepok FC. Njur manteb," tutur akun @si_t***.
Persis Solo diakuisisi oleh Kaesang Pangarep, Menteri BUMN Erick Thohir, dan pengusaha muda Kevin Nugroho pada Maret 2021 lalu. Kaesang sendiri mengakuisisi 40 persen saham Persis, Erick 20 persen dan Kevin 30 persen.
Sedangkan sisa saham masih dimiliki oleh para pendiri PT PSS. Hingga kekinian pada Bos Persis Solo masih mempertahankan nama klub kebanggaan yang berlaga di kasta kedua tersebut.
(SuaraSurakarta.id/Fitroh Nurikhsan).
Terpopuler
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus