hitekno.com - Dokter Timnas Indonesia, Ahmad Nizar, menyarankan manajer pelatih Shin Tae-yong untuk mengurangi intensitas latihan skuatnya untuk menjaga kondisi kesehatan para pemain selama pandemi virus corona.
"Kami minta intensitas latihan tidak terlalu tinggi, maksimal 60-70 persen," kata Ahmad Nizar di laman resmi PSSI.
Menurut Ahmad, jika kegiatan fisik selama training camp (TC) dilakukan maksimal seperti biasa, maka kekebalan pemain bisa menurun karena kelelahan.
Untuk mencegah dampak keletihan, tim dokter menyiapkan fisioterapis dan ahli gizi.
"Soal 'massage' dan faktor nutrisi itu sangat penting dalam latihan seperti ini. Kami harus bisa mengatasi kelelahan pemain agar mereka pulih dengan baik untuk kegiatan selanjutnya," kata Ahmad.
Timnas Senior Indonesia dan Timnas Indonesia U-19 saat ini sama-sama tengah menggelar TC di Jakarta. TC yang sudah digelar sejak kemarin direncanakan akan rampung pada 8 Agustus 2020.
29 pemain timnas senior dan 46 pemain timnas U-19 dipanggil oleh Shin Tae-yong untuk menjalani TC.
TC itu adalah persiapan menghadapi tiga pertandingan terakhir Grup G putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia yaitu menantang tuan rumah Thailand pada 8 Oktober 2020, kemudian menjamu Uni Emirat Arab pada 13 Oktober 2020 dan bertandang ke Vietnam pada 12 November 2020.
Timnas U-19 akan bertanding pada Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan pada 14-31 Oktober 2020.
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus