bolatimes.com - Gelandang asing Persija Jakarta, Rohit Chand, merupakan pemain yang selalu dipanggil oleh negaranya Nepal untuk memperkuat tim nasional.
Menurut sang gelandang jangkar, ia rutin dipanggil ke timnas lantaran main di liga yang berkualitas, meski mengakui mengalami kesulitan saat tampil untuk negaranya.
Rohit mengatakan kualitas Liga Indonesia memang jauh lebih baik ketimbang liga di negaranya.
"Saya rasa karena saya bermain di liga yang lebih baik dari di Nepal, saya rasa jauh lebih baik, dan saya juga bermain dengan pemain-pemain yang bagus di Liga 1, maka saya bisa menjadi langganan di Timnas Nepal," kata Rohit di kanal YouTube resmi Persija.
Namun, Rohit mengaku sering kesulitan beradaptasi dengan rekan-rekannya di timnas. Ini dikarenakan pemain berusia 28 tahun tersebut lebih sering bermain di luar negeri.
"Ya, saya kadang mengalami kesulitan ketika bermain di sana (Timnas Nepal). Karena ketika di sini (Indonesia) saya bermain dengan banyak pemain yang bagus dan dilatih oleh pelatih yang bagus. Saya akui saat bermain bersama timnas, saya merasa kesulitan," bebernya.
"Tapi, saya yakin jika kita bermain dengan pemain dan tim yang bagus, itu akan membantu kita untuk bisa bergabung dalam timnas," pungkas sang gelandang.
Penulis: Adie Prasetyo
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus