hitekno.com - Direktur teknik PSSI, Indra Sjafri mengaku belum begitu tahu terkait kasus yang menimpa Saddil Ramdani. Indra menyebut kalau mantan anak asuhnya di timnas U-19 dan U-23 itu adalah orang yang baik.
Sebagaimana diketahui, Saddil Ramdani telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penganiayayan. Kasus tersebut kini sedang ditangani oleh Polres Kendari.
"Saya malah belum tahu, kalau saat saya yang latih, dia pekerja keras, punya komitmen dan secara keseluruhan baik," kata Indra Sjafri saat dihubungi pewarta, Minggu (5/4/2020).
Indra menjelaskan itulah mengapa eks Persela Lamongan itu selalu menjadi andalannya di timnas Indonesia ketika masih menjadi pelatih.
"Makanya dia termasuk pemain dalam skema game plan saya," jelas mantan juru taktik Bali United itu.
Saddil Ramdani kini memperkuat Bhayangkara FC. Tim milik Polri itu akan tetap mengawal kasus Saddil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Meski diakui oleh COO Bhayangkara FC Sumardji bahwa kasus ini bisa selesai secara kekeluargaan.
"Tentu kami akan mengikuti semua proses hukum dan menaati semua proses hukum yang sedang terjadi pada salah satu pemain kami," ujar Sumardji.
"Tapi sekali lagi kami berharap ini pertengkaran keluarga, sebaiknya diselesaikan di luar jalur hukum. Jadi diselesaikan secara kekeluargaan," tambahnya.
Terpopuler
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
Terkini
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia