bolatimes.com - Berbagai cara dilakukan pesepak bola di Indonesia guna mengisi kekosongan setelah kompetisi disetop karena adanya wabah corona. Hal itu seperti apa yang dilakukan oleh pemain Bhayangkara FC, Adam Alis.
Di luar dari program latihan yang dilakukan di rumah masing-masing, eks Arema FC itu mengungkap kalau dia punya kesibukan lain yakni menjaga kafe miliknya sendiri.
Namun, kafe tersebut hanya menerima pesanan untuk dibawa pulang. Untuk sementara tidak diperkenankan makan atau minum di tempat, sebagai antisipasi penyebaran virus corona.
"Ya kalau sekarang ini di rumah saja. Latihan paling di dekat rumah, kan ada lapangan, jadi ya lebih banyak di rumah," kata Adam Alis kepada wartawan, Kamis (2/4/2020).
"Kafe juga sudah mulai buka lagi. Tapi khusus take away. Jadi tidak ada yang nongkrong dulu. Saya isi keseharian di situ paling, pas malamnya," jelasnya.
Selain itu, pemain yang pernah berseragam Persija Jakarta tersebut juga mulai jadi Youtuber. Ia menjelaskan tengah iseng mengelola kanal youtube miliknya bernama AA TV.
AA merupakan singkatan dari Adam Alis yaitu namanya sendiri. Namun, kini ia tengah bingung karena sebagian besar konten youtube miliknya adalah ngobrol santai dengan pemain-pemain bola.
"Paling iseng-iseng isi konten di Youtube, saya punya konten AA Tivi. Bingungnya, kalau kemarin, kan konten lebih banyak ngobrol-ngobrol sama pemain. Nah, kalau sekarang kan tidak ketemu mereka, paling cari ide dulu lah," tambahnya.
Lebih lanjut, Adam berharap situasi saat ini bisa secepatnya berlalu. Ia memiliki keinginan agar kompetisi bisa kembali bergulir setelah lebaran.
"Saya harap semoga permasalahan ini bisa cepat berlalu. Habis lebaran jadi bisa mulai lagi kompetisi. Pastinya banyak pemain juga yang mengandalkan pemasukan mereka dari sepak bola," pungkasnya.
Rencananya, kompetisi akan mulai kembali pada awal Juli 2020. Namun, itu tergantung dari pemerintah apakah memperpanjang masa darurat bencana virus corona hingga 29 Mei mendatang atau tidak.
Jika diperpanjang, maka PSSI akan menghentikan secara permanen kompetisi, baik itu untuk Liga 1 atau Liga 2 musim ini.
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus