bolatimes.com - Gelandang asal Korea Selatan, Yu Hyun Koo, curhat di media sosial. Ia merasa kecewa karena gajinya belum dibayarkan oleh mantan timnya, Kalteng Putra.
Padahal, Yu Hyun Koo telah meninggalkan Kalteng Putra setelah putaran pertama Liga 1 2019 dan bergabung Semen Padang. Namun, sampai sekarang atau kompetisi baru, Kalteng Putra belum juga membayarnya.
Yu Hyun Koo pun membandingkan profesionalitas Kalteng Putra dengan mantan timnya yang lain Sriwijaya FC. Sriwijaya FC dulu juga pernah terlibat kasus yang sama, tetapi segera dilunasi sebelum kompetisi baru bergulir.
Ia juga heran mengapa PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengizinkan klub yang masih memiliki tunggakan gaji dibiarkan mengikuti kompetisi. Padahal, pada musim sebelumnya hal ini tidak diperbolehkan.
"Kontrak sama pemain buat apa tidak mau bayar. Sriwijaya FC sebelum mulai liga 2019 bayar semua karena tidak bayar tidak bisa ikut liga," tulis Yu Hyun Koo di Instagram pribadinya.
"Tapi sekarang belum bayar saja bisa jalan. Liga 2 beda ya sekarang. Gaji itu penting untuk hidup beli makan. Tolong dibayar," imbuhnya.
Kalteng Putra bukan satu-satunya klub yang masih menunggak gaji mantan pemainnya. Menurut data Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) masih ada empat tim lainnya.
Keempat tim yang dimaksud adalah PSPS Riau, Mitra Kukar, PSMS Medan, dan Perserang Serang.
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus