bolatimes.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, melontarkan kritik pedas pada para pemain senior. Ia bahkan menyebut fisik mereka sangat lembek karena sudah kekelahan setelah 20 menit bermain.
Kritikan tersebut berdasarkan hasil laporan Shin Tae-yong kepada PSSI, Rabu (4/3/2020), usai merampungkan pemusatan latihan (TC). Seperti diketahui, ia mimimpin TC Timnas Indonesia pada Februari kemarin.
''Secara fisik, pemain Indonesia kelelahan setelah hanya 20 menit main. Karenanya, selama TC di Thailand kami berkonsentrasi pada peningkatan fisik para pemain timnas,” ungkap Shin Tae-yong dalam rilis PSSI, dilansir dari Fox Sports Asia.
Tidak bisa dimungkiri lagi, Shin Tae-yonh langsung menggembleng fisik pemain sejak awal tiba di Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan itu menjadikan latihan fisik sebagai menu utama.
Shin Tae-yong kemudian membandingkan fisik pemain senior dengan penggawa timnas U-19. Menurutnya, kondisi Andritany dan kolega jauh lebih buruk ketimbang juniornya.
''Kami secara akurat memeriksa kondisi fisik pemain setelah sarapan. Intinya, jika dibandingkan dengan tim nasional Indonesia U-19, kondisi fisik para pemain tim nasional senior Indonesia jauh di bawah,'' tegasnya.
Oleh sebab itu, Shin Tae-yong pun meminta agar para pemain memperbaiki pola makan, istirahat yang cukup, dan memperbaiki gizi. Semua itu bertujuan untuk mendukung perbaikan kondisi fisik dan stamina mereka.
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus