hitekno.com - Bali United bakal melawan wakil Kamboja, Svay Rieng, pada pertandingan lanjutan Grup G AFC Cup 2020. Duel ini akan digelar di National Olympic Stadium, Kamboja, Selasa (25/2/2020).
Menjelang laga tersebut, Eko Pujiarto selaku asisten pelatih Bali United mengungkapkan dua pemain paling berbahaya yang dimiliki oleh Svay Rieng.
Walau tidak menyebut nama, pernyataan pelatih 44 tahun itu mengarah ke nama Jean Befolo Mbarga dan Daisuke Kobayashi.
Khusus Jean Befolo Mbarga, dia adalah striker andalan Svay Rieng. Pada musim lalu di Liga Kamboja, ia sukses mengemas 36 gol dan membawa Svay Rieng menjadi juara liga.
"Kami tahu Svay Rieng di pertandingan terakhir Liga Kamboja bisa meraih kemenangan atas lawannya," kata Eko Pujiarto di laman resmi klub.
"Kami lihat mereka punya pemain bagus dari Afrika dan juga pemain asal Jepang yang punya kualitas," tuturnya menambahkan.
Namun, Eko Pujiarto menegaskan bahwa Bali United tidak gentar. Ia memastikan Ilija Spasojevic dan kolega datang dengan persiapan yang bagus untuk meraih kemenangan.
"Tapi kami datang kesini (Kamboja) juga dengan persiapan yang bagus dan akan kerja keras besok," tuturnya menambahkan.
Bali United saat ini di posisi kedua Grup G AFC Cup 2020 dengan perolehan tiga poin. Sementara posisi pertama masih dihuni Ceres Negros yang cuma unggul selisih gol dari skuat Serdadu Tridatu.
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus