hitekno.com - Jelang bergulirnya Liga 1 2020, PSS Sleman resmi menunjuk Eduardo Perez sebagai pelatih. Mantan asisten Luis Milla di Timnas Indonesia itu dikontrak selama satu musim.
Penunjukan Eduardo sebagai pelatih sekaligus menandai berakhirnya kerja sama dengan Seto Nurdiantoro. Sebab, negosiasi antara kedua belah pihak tidak menemui kata sepakat.
''Sebenarnya kami masih menjalin komunikasi dengan Coach Seto kemarin. Tapi kami tak juga dapat titik temu. Akhirnya kami menghubungi Coach Eduardo, dan kebetulan dia juga bisa ditunjuk secara mendadak,'' kata CEO PSS Sleman, Fatih Cabanto.
Eduardo sendiri akan menukangi Bagus Nirwanto cs selama satu musim penuh. Ia pun mengaku senang ditunjuk sebagai pelatih, dan berjanji akan memberikan yang terbaik untuk PSS Sleman.
''Saya sangat senang bisa ditunjuk sebagai pelatih. Saya mengucapkan terima kasih pada seluruh jajaran klub,'' kata Eduardo.
''Saya tahu klub ini begitu besar, dengan suporter yang besar juga. Saya berusaha memberikan yang terbaik,'' tuturnya menambahkan.
Lebih lanjut, tugas Eduardo sebagai pelatih akan dimulai pekan depan. Dijadwalkan skuat PSS akan mulai menggelar latihan perdana pada Selasa (21/1/2020).
Pada latihan perdana tersebut, kurang lebih sebanyak 24 pemain akan ikut. Empat di antaranya merupakan pemain muda lokal Sleman.
Terpopuler
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Asal-Usul Tenis Lapangan, Sejaran dan Perkembangannya hingga Sampai di Indonesia
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
Terkini
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?