bolatimes.com - Bek Persib Bandung, Fabiano Beltrame, tidak lama lagi akan menjadi warga negara Indonesia (WNI). Ia telah mendapat persetujuan dari Komisi III dan Komisi X DPR RI pada Selasa (5/12/2019).
Selanjutnya, Fabiano Beltrame harus mendapatkan persetujuan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang juga disetujui Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Setelah itu, ia tinggal menunggu pengambilan sumpah.
Terkait proses naturalisasi Fabiano Beltrame, Mochamad Irianto selaku Ketua Umum PSSI, mengaku tidak keberatan karena sang pemain telah berada di Indonesia lebih dari 10 tahun.
Bek asal Brasil itu juga dianggap berkelakuan baik selama di Indonesia. Oleh karena itu, PSSI tetap mendukung asalkan memenuhi persyaratan undang-undang Republik Indonesia.
"Fabiano mengajukannya bukan melalui PSSI, tapi perorangan dengan sponsor klub Madura United, sehingga PSSI hanya merekomendasikan saja," kata Mochamad Iriawan di laman resmi PSSI.
"Yang bersangkutan juga berkelakuan baik dan sudah berada di liga kita lebih dari 10 tahun. Sekarang pun yang bersangkutan ada di Persib Bandung," lanjutnya.
"Jadi tadi kami jawab, prinsip kami tidak keberatan selama undang-undang yang mengatur bisa mereka penuhi persyaratannya," tuturnya menambahkan.
Sayangnya, usia Fabiano Beltrame sudah 37 tahun atau terlalu berumur untuk bisa berkontribusi terhadap Timnas Indonesia. Namun, Mochamad Iriawan merasa Fabiano Beltrame tetap bisa bermanfaat untuk sepak bola Indonesia ke depannya.
"Fabiano saat ini masih bermain di Persib. Berarti ada transfer teknik, mungkin taktik yang diambil dari yang bersangkutan. Nanti juga bisa kalau sudah pensiun bisa dijadikan pelatih atau konsultan, kita hargai yang bersangkutan," tutup lulusan akademi kepolisian (Akpol) 1984 itu.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?