bolatimes.com - Aji Santoso resmi mengundurkan diri sebagai pelatih PSIM Yogyakarta, Rabu (9/10/2019) malam.
Setelah melalui tiga laga terakhir dengan hasil minor di gelaran Liga 2 2019, Aji Santoso akhirnya memilih mundur dari kursi pelatih kepala PSIM Yogyakarta. Mantan pelatih Persela Lamongan itu melewatkan kesempatan terakhirnya saat menghadapi Martapura FC. Laskar Mataram gagal mengemas tiga poin penuh setelah tumbang 1-0 dari tuan rumah.
Melalui jejaring sosial Twitter @PSIMJOGJA, pelatih 49 tahun itu dikabarkan resmi berpisah dengan skuat Laskar Mataram. Dalam captionnya, PSIM menulis "PSIM dan Coach Aji Santoso resmi berpisah. Semoga menjadi jalan terbaik untuk kedua pihak. Sukses untuk kariermu, coach!,"
Kariernya semakin meningkat hingga 2017. Ia mendapat kepercayaan menjadi pelatih Arema FC. Namun tak berselang lama, Aji menjadi pelatih Persela Lamongan hingga 2019.
Aji Santoso didapuk sebagai pelatih PSIM Yogyakarta pada putara kedua Liga 2 2019. Namun kariernya tak bertahan lama. Pascagagal memetik poin di kandang Martapura, mantan pelatih Timnas Indonesia U-17 itu berinisiatif tak melanjutkan kontraknya hingga Desember 2019.
Terpisah, PSIM Yogyakarta dalam situasi yang kurang menguntungkan saat ini. Berada di peringkat ke enam klasemen sementara Liga 2 2019, Laskar Mataram sangat sulit untuk menggapai posisi empat besar.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?