bolatimes.com - Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, telah tutup usia. BJ Habibie meninggal pada Rabu (11/9/2019) di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, dalam usia 83 tahun.
Kepergian BJ Habibie membuat tokoh-tokoh Tanah Air berduka, tidak terkecuali dari kalangan sepak bola, yakni Indra Sjafri. Pelatih Timnas Indonesia U-23 itu menyampaikan rasa duka cita melalui cuitan Twitter, Rabu (11/9/2019).
"Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Bapak BJ Habibie. Presiden ke-3 Republik Indonesia meninggal dalam usia 83 tahun. Meninggal dunia pukul 18.05 WIB, Rabu 11 September 2019," tulis Indra Sjafri.
Tidak hanya itu, Indra Sjafri juga berterima kasih atas nasihat-nasihat beliau tentang sepak bola Tanah Air yang pernah disampaikan.
Sekadar diketahui, Indra Sjafri pernah diundang ke kediaman BJ Habibie pada April 2016. Ketika itu, pelatih asal Lubuk Nyiur tersebut masih berstatus sebagai pelatih Bali United.
"Saya bersyukur ya bertemu tokoh sebesar beliau dan beliau memberi semangat kepada kita tim pelatih. Bawasanya, beliau sendiri juga tahu Indonesia memiliki banyak potensi. Kita harus mengelola sebaik-baiknya," kata Indra Sjafri ketika itu.
BJ Habibie sendiri akan dimakamkan di Taman Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2019). Bapak Teknologi Indonesia itu akan disemayamkan di samping makam istrinya, Hasri Ainun Besari atau Ainun Habibie.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?