bolatimes.com - PSS Sleman akan menghadapi Arema FC pada pertandingan pembuka Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5/2019). Pertandingan tersebut bakal sarat emosi bagi bek Super Elang Jawa, Purwaka Yudi.
Pasalnya, Purwaka Yudi sudah tiga kali bolak-balik memperkuat Singo Edan, yakni musim 2010-2012, 2013-2015, dan musim 2018. Bisa dipastikan ia sudah hafal betul dengan tim kebanggaan arek Malang tersebut.
Pada Liga 1 2019, ia terpaksa mundur dari Arema FC karena cedera lutut yang memaksa dirinya absen selama tiga bulan. Kemudian, posisinya saat itu digantikan oleh Hamka Hamzah yang didatangkan dari Sriwijaya FC pada putaran kedua.
Meski demikian, Purwaka Yudi menegaskan akan profesional pada pertandingan melawan Arema FC. Ia bahkan siap berjuang sekuat tenaga untuk meraih poin penuh atas anak asuh Milomir Seslija.
"Saya memang mantan pemain Arema, tapi saya profesional. Sekarang saya di PSS Sleman, saya akan bermain maksimal untuk PSS," kata Purwaka Yudi, Selasa (14/5/2019).
"Saya mewakili teman-teman PSS Sleman, bertekad untuk bermain fight pada pertandingan besok. Semoga hasilnya bisa maksimal," tuturnya menambahkan.
Purwaka Yudi sendiri memiliki reputasi apik selama dipercaya oleh pelatih Seto Nurdiyantoro untuk menjaga pertahanan PSS Sleman. Tercatat, ia baru kebobolan satu gol dari empat pertandingan yang telah dimainkan.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?