hitekno.com - Kabar mengejutkan datang dari klub promosi Liga 1 2019, PSS Sleman. CEO PT Putra Sleman Sembada (PSS), Soekeno, memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya dan menunjuk Viola Kurniawati sebagai CEO PT PSS yang baru.
Viola Kurniawati sudah tampak hadir di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (7/5/2019) sore WIB. Ia menyaksikan latihan PSS Sleman ditemani oleh manajer tim, Retno Sukmawati dan Humas PT PSS, Yohannes Sugianto.
Namun, mantan Media Officer Persija Jakarta dan Executive Assistant & Legal Manager di Liga Indonesia Baru ini enggan buka suara terkait jabatan baru yang dirinya emban. Sementara itu, Soekeno mengaku memang telah mengabarkan bahwa dirinya tak lagi menjabat sebagai CEO PT PSS.
"Betul, saya sudah tidak lagi menjabat CEO PSS. Beliau (Viola Kurniawati) yang menggantikan posisi saya. Alasannya karena beliau lebih tahu soal sepak bola. Biarlah, saya mundur dan duduk di jajaran komisaris PT untuk mengawasi kinerjanya," kata Soekeno, Selasa (7/5/2019).
"Saya berharap dengan masuknya beliau, PSS Sleman bisa lebih profesional dan lebih baik ke depan," kata Soekeno.
Kiprah pengusaha asal Malang itu di jajaran petinggi klub PSS Sleman musim lalu cukup mengesankan. Ia sukses membawa tim berjulukan Elang Jawa ini keluar sebagai juara Liga 2 2018, sekaligus promosi ke Liga 1.
Terpopuler
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
Terkini
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia